Headline.co.id, Kulonprogo ~ Seorang pria berinisial ATS (26) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya di wilayah Bojong, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya saat hendak memasuki rumah. Mengetahui kejadian tersebut, keluarga segera berupaya menurunkan korban dengan harapan masih dapat diselamatkan. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi Headline.co.id pada Senin (27/4/2026). Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa saat pertama kali diketahui oleh pihak keluarga.
“Korban ditemukan oleh bapaknya dalam keadaan meninggal dunia saat membuka pintu rumah. Saat itu korban sudah tergantung menggunakan kabel berwarna putih,” ujar Iptu Sarjoko.
Menurut keterangan yang dihimpun, ayah korban yang mengetahui kondisi tersebut segera memanggil ibu korban. Keduanya kemudian berinisiatif menurunkan tubuh korban dengan harapan masih ada peluang untuk memberikan pertolongan.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas, korban dipastikan telah meninggal dunia. Polisi juga melakukan pengecekan pada tubuh korban untuk memastikan adanya kemungkinan unsur tindak pidana.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelas Sarjoko.
Terkait motif korban melakukan bunuh diri,
Peristiwa ini kemudian ditangani oleh pihak kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut. Hingga saat ini, kasus tersebut dipastikan bukan merupakan tindak kriminal berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.






















