Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang mengumumkan rencana pemberian dana pensiun bagi sekitar 2.000 perangkat desa di wilayah tersebut. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyampaikan komitmen ini dalam acara Halal Bi Halal bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa di Pendopo Kabupaten Batang pada Kamis, 23 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi perangkat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan publik di daerah.
Bupati M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan perangkat desa merupakan prioritas pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa program ini bukan sekadar wacana, mengingat skema serupa telah berhasil diterapkan pada sektor lain. “Insyaallah di periode saya, catat baik-baik, akan dilaksanakan dana pensiun kepada semua perangkat desa. Mungkin nggak? Sangat mungkin. Saya sudah laksanakan dana pensiun kepada guru madin yang jumlahnya jauh lebih banyak, ada 6.000 orang. Kalau perangkat jumlahnya 2.000, masih sangat mungkinkan kita berikan,” ujarnya.
Mekanisme dana pensiun ini akan menggunakan sistem iuran yang disubsidi oleh Pemerintah Daerah. Pemerintah tengah mempertimbangkan dua institusi besar, yaitu Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan, untuk mengelola dana tersebut. “Nanti pemerintah daerah akan taruh uang, memberikan iuran untuk simpanan dana pensiun kepada perangkat-perangkat. Nanti dikelola oleh pengelola dana pensiun, pilihannya ada dua: Jamsostek atau oleh BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Faiz.
Faiz juga menjelaskan bahwa dana pensiun ini akan dikelola secara profesional agar memberikan nilai manfaat yang lebih besar saat dicairkan nanti, serupa dengan manajemen dana haji. “Uangnya dimanajemen sehingga ada penghasilan atas uang yang dikelola. Bisa jadi yang mengumpul cuma berapa juta, tetapi dapetnya bisa dua kali lipat atau tiga kali lipat karena dikelola oleh pengelola dana pensiun,” tegasnya.
Meski menjanjikan kesejahteraan, Bupati memberikan catatan penting bagi seluruh kepala desa dan perangkat desa. Ia meminta agar pemberian dana pensiun ini dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan sinergi yang kuat antar lini pemerintahan. Faiz juga menegaskan bahwa desa adalah bagian dari hierarki organisasi yang harus dijaga layaknya sebuah rumah. Suksesnya pelayanan di tingkat bawah sangat bergantung pada kerja sama tim yang solid. “Syaratnya satu: saya titip kita semua yang kompak, dalam satu hierarki pelayanan kepada masyarakat, saling bahu-membahu. Kita maksimalkan layanan kita untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat secara utuh,” pungkasnya.



















