Headline.co.id, Malang ~ Penemuan mayat seorang pria di bawah Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (23/4/2026) pagi, akhirnya terungkap identitasnya. Korban diketahui berinisial DPW (24), warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat tindakan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan motif di balik peristiwa tersebut.
Polisi Terima Laporan dan Lakukan Penyelidikan Awal
Kapolsek Bumiaji AKP Anton Hendri Subagijo mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait penemuan mayat sekitar pukul 10.00 WIB. “Polsek tadi mendapatkan informasi itu pada sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Anton saat dikonfirmasi.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Bumiaji langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan koordinasi dengan instansi terkait. Pada tahap awal, polisi belum dapat memberikan keterangan lengkap karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Identitas Korban Terungkap, Dugaan Mengarah Bunuh Diri
Identitas korban kemudian berhasil diungkap oleh Kepolisian Resor Batu melalui serangkaian pemeriksaan awal. Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto menyampaikan bahwa dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri.
“Iya (dugaan kematian korban mengarah ke bunuh diri),” kata Joko.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang-barang milik korban di sekitar lokasi, yakni satu unit sepeda motor dan sepasang sandal yang berada di atas pembatas jembatan. Informasi mengenai barang-barang tersebut sebelumnya sempat beredar luas melalui pesan berantai di grup WhatsApp sebelum akhirnya dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.
Proses Evakuasi Libatkan Tim Gabungan
Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bumiaji, Tahura Raden Soerjo, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batu, serta relawan setempat. Medan yang curam di bawah jembatan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengangkatan jasad korban dari dasar jurang.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata untuk menjalani prosedur visum dan penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Polisi Imbau Perhatian terhadap Kesehatan Mental
Kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan secara menyeluruh penyebab kematian serta latar belakang kejadian. Masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa masyarakat yang mengalami tekanan emosional dapat memanfaatkan layanan bantuan kesehatan jiwa seperti Healing 119 atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan pendampingan profesional.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.




















