Headline.co.id, Surabaya ~ Politeknik Pelayaran Surabaya (Poltekpel Surabaya) kembali mencatatkan prestasi penting dalam pendidikan vokasi maritim. Tiga program studi (prodi) Sarjana Terapan di institusi ini berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Poltekpel Surabaya dalam menjaga mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) maritim yang kompetitif di tingkat nasional dan global.
Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dan dukungan dari mitra industri. “Pencapaian Akreditasi Unggul ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri. Ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus meningkatkan kualitas dan kolaborasi,” ujarnya pada Rabu (22/4/2026).
Tiga prodi Sarjana Terapan yang meraih predikat tertinggi tersebut adalah Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal (TRPK), Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal (TRKK), dan Transportasi Laut (Transla). Ketiga prodi ini dinilai telah memenuhi standar mutu pendidikan secara komprehensif, mulai dari kurikulum, kompetensi dosen, sarana prasarana, hingga capaian lulusan di dunia kerja.
Akreditasi Unggul untuk TRPK berlaku hingga 2029, sementara TRKK dan Transla berlaku hingga 2031, sebagaimana tertuang dalam keputusan resmi LAM Teknik. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Poltekpel Surabaya sebagai perguruan tinggi vokasi yang konsisten melakukan pembenahan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Akreditasi tidak hanya dipandang sebagai pengakuan administratif, tetapi juga sebagai refleksi dari proses pendidikan yang dijalankan secara berkelanjutan dan berorientasi hasil. Sebelumnya, pada 2025, tiga prodi Diploma Poltekpel Surabaya juga telah meraih predikat Akreditasi Unggul dari LAM Teknik. Secara institusi, Poltekpel Surabaya juga telah mengantongi Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 2024.
Capaian ini sejalan dengan penguatan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam pembangunan SDM unggul dan peningkatan konektivitas nasional berbasis sektor transportasi. Penguatan pendidikan vokasi maritim menjadi kunci dalam mendukung sistem transportasi laut yang andal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis logistik dan konektivitas antarpulau.
Poltekpel Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama industri, serta mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.




















