Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-62, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meluncurkan Gerakan Perempuan Berdonasi Darah. Acara ini berlangsung di Halaman Kantor Dinas PPPA-Pemdes Provinsi Gorontalo pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus organisasi perempuan dan pengemudi ojek online perempuan.
Peluncuran gerakan tersebut ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional polopalo oleh Wakil Gubernur. Selain aksi donor darah, acara ini juga mencakup skrining kesehatan gratis, tes kesehatan mental, dan tes HIV/AIDS bagi para peserta. Idah Syahidah menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak seharusnya hanya menjadi agenda seremonial tahunan.
Menurut Idah, esensi perjuangan Kartini di masa kini adalah upaya perempuan untuk terus berdaya, maju, dan mendapatkan hak-hak yang setara dengan laki-laki di segala lini kehidupan. “Gerakan perjuangan Ibu Kartini sudah kita rasakan sekarang ini. Perempuan berdaya merupakan kunci menciptakan keluarga sehat Indonesia maju. Perempuan harus meningkatkan keterampilan, kemampuan, dan kesehatan,” ujarnya di hadapan para peserta.
Idah juga menyoroti peran ganda perempuan yang sangat vital namun sering kali dianggap remeh, terutama dalam aspek ketahanan fisik dan mental saat mengurus rumah tangga. Ia menekankan bahwa perempuan hebat adalah mereka yang mampu menyeimbangkan pekerjaan formal maupun informal sembari tetap membangun pondasi keluarga yang kokoh.
Dengan nada berseloroh yang disambut tawa hadirin, Idah menyentil dinamika rumah tangga di mana seorang ibu sering kali dituntut untuk segera pulih dari sakit demi kelangsungan urusan domestik, berbeda dengan perlakuan yang diterima anggota keluarga lainnya. “Ibu-ibu di sini kalau sakit dianggap sepele, tapi kalau suami sakit kita repotnya seperti tujuh hari tujuh malam. Kalau kita sakit, paling *paitua* (suami) cuma bilang sudah minum obat? Sudah ke dokter?,” katanya.
Menutup rangkaian acara, Idah Syahidah bekerja sama dengan Baznas Provinsi Gorontalo menyerahkan paket bantuan sembako kepada para perempuan pengemudi ojol. Bantuan yang terdiri dari beras, telur, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para pejuang nafkah perempuan di Gorontalo. Ia berharap, perempuan Gorontalo terus aktif dalam kegiatan sosial serta konsisten dalam mendidik generasi muda yang berkualitas demi masa depan daerah yang lebih baik.





















