Headline.co.id, Bangunan ~ Ketua dan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Sosial, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, pada Sabtu (18/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung perkembangan proyek rehabilitasi dan renovasi madrasah yang didanai oleh anggaran negara sebesar Rp24 miliar. Peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan bahwa semua tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan teknis.
Proyek ini mencakup tujuh lokasi berbeda dan memiliki masa kontrak selama 240 hari kalender, dimulai sejak 18 November 2025 dengan target penyelesaian pada Juli 2026. Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tuli, menyatakan bahwa berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan fisik telah dimulai. Namun, ia mencatat adanya deviasi progres akibat beberapa hambatan teknis di lapangan yang perlu segera diatasi oleh pihak pelaksana.
“Pelaksanaan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan teknis lainnya. Hal ini berdampak pada progres pekerjaan yang belum maksimal,” ujar Espin dalam keterangannya di lokasi proyek. Espin menekankan pentingnya percepatan pengerjaan tanpa mengabaikan kualitas bangunan. Menurutnya, Komisi III akan terus melakukan pengawasan berkala agar proyek strategis di bidang pendidikan ini tidak mengalami keterlambatan yang signifikan.
Langkah pengawasan ini dilakukan agar sarana pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. DPRD berharap, dengan selesainya renovasi, kualitas fasilitas belajar mengajar di madrasah-madrasah tersebut dapat meningkat dan memberikan kenyamanan bagi para siswa serta tenaga pendidik. Pihak DPRD Gorontalo juga meminta kontraktor pelaksana untuk lebih proaktif dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja agar target penyelesaian pada Juli 2026 dapat tercapai tepat waktu.





















