Headline.co.id, Bantul ~ Warga Dusun Babadan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas (Mr. X) di dalam kamar kos pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak setelah tidak terlihat beraktivitas sejak pagi hari. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh penghuni kos yang curiga karena kamar korban terkunci dari dalam. Polisi menduga korban telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan dan saat ini masih menyelidiki identitas serta penyebab kematian.
Informasi tersebut disampaikan Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id, Rabu (15/4/2026).
Iptu Rita membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh sesama penghuni kos setelah muncul kecurigaan karena tidak ada aktivitas dari dalam kamar sejak pagi hari.
“Benar, telah ditemukan jenazah seorang laki-laki yang identitasnya masih dalam penyelidikan (Mr. X) di sebuah rumah kos di wilayah Babadan, Banguntapan. Kondisi korban saat ditemukan sudah mengalami pembengkakan pada tubuhnya,” ujar Iptu Rita.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB saat keluar kamar untuk membeli rokok. Setelah itu, korban sempat terlihat merokok di sisi timur area kos sebelum para penghuni lainnya berangkat bekerja sebagai pencari barang bekas sekitar pukul 08.00 WIB.
Kecurigaan mulai muncul pada malam hari sekitar pukul 23.15 WIB. Salah satu saksi, Sumiyati (57), merasa janggal karena kamar korban dalam keadaan terkunci dan tidak menunjukkan aktivitas sejak pagi. Ia kemudian mencoba mengetuk pintu kamar, namun tidak mendapatkan respons.
“Saksi sempat mengetuk pintu kamar korban berulang kali, namun tidak ada respons. Karena curiga, saksi Sumiyati bersama saksi Tego akhirnya berinisiatif membuka pintu kamar tersebut,” jelas Iptu Rita.
Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh membengkak. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Banguntapan.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tim medis dari PMI Bantul langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap korban.
“Hasil pemeriksaan awal dari petugas medis PMI menyampaikan bahwa korban diduga telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Iptu Rita.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Sumiyati dan Tego, yang merupakan penghuni kos di lokasi kejadian. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur dengan melibatkan tim identifikasi dan tenaga medis guna memastikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.






















