Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi tengah mempersiapkan strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur untuk menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks dan percepatan transformasi digital. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui pelatihan Penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) dan Individual Development Plan (IDP) Tahun 2026.
Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Juni 2026 dan diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari kepala subbagian umum dan kepegawaian serta analis SDM aparatur dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi dan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jambi, Mulyadi, yang mewakili Wali Kota Jambi Maulana.
Berbeda dengan pelatihan kepegawaian pada umumnya, agenda ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga diarahkan untuk membangun sistem pengembangan talenta aparatur yang terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan daerah. Pemerintah Kota Jambi menilai bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang menjalankannya.
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan bahwa HCDP merupakan peta jalan strategis dalam menyiapkan talenta-talenta terbaik yang akan menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan. Menurutnya, birokrasi modern membutuhkan aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam bekerja, dan memiliki integritas yang kuat.
“HCDP bukan sekadar dokumen perencanaan SDM. Ini adalah peta jalan untuk membangun talenta-talenta unggul yang akan menjadi motor penggerak pembangunan Kota Jambi. Sementara IDP merupakan komitmen setiap ASN untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kapasitas dirinya,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan bahwa percepatan perkembangan teknologi, transformasi digital pemerintahan, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik menuntut aparatur untuk terus meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Karena itu, budaya belajar dan inovasi harus menjadi bagian dari kultur kerja birokrasi modern.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat budaya belajar, budaya inovasi, dan budaya kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Kita ingin lahir rencana pengembangan SDM yang konkret dan mampu menjawab kebutuhan organisasi di masa depan,” katanya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung implementasi berbagai program prioritas pembangunan daerah. Penguatan kapasitas ASN dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mulyadi menegaskan bahwa pengembangan SDM aparatur merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan Program Kota Jambi BAHAGIA, khususnya melalui program Aparatur yang Melayani, Kompeten, dan Berintegritas (Apel Kota) serta Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli (Balap). Melalui dua program tersebut, Pemerintah Kota Jambi berupaya membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pelatihan HCDP dan IDP juga menunjukkan pergeseran paradigma pengelolaan ASN dari pendekatan administratif menuju manajemen talenta yang lebih modern. Setiap aparatur didorong untuk memiliki rencana pengembangan karier yang jelas sehingga potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal dan sesuai kebutuhan organisasi.
Dengan tersusunnya peta pengembangan SDM yang lebih sistematis, Pemerintah Kota Jambi berharap mampu menghadirkan aparatur yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memperkuat kapasitas birokrasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berkualitas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk memastikan bahwa transformasi pembangunan Kota Jambi berjalan seiring dengan transformasi kualitas sumber daya manusia yang menggerakkannya.




















