Headline.co.id, Marabahan ~ Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah resmi memulai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pilkades Antar Waktu (PAW) untuk tahun 2026. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026. Langkah ini menandai dimulainya proses demokrasi di tingkat desa yang diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan berkualitas.
Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, bersama Wakil Bupati dan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk penyelenggara pemilu dan perangkat daerah terkait, meresmikan pencanangan ini di Aula Selidah Marabahan pada Selasa (14/4/2026). Prosesi peluncuran dilakukan secara modern dengan pemindaian telapak tangan digital pada layar LED, diiringi hitung mundur yang berakhir dengan penetapan tanggal pemungutan suara.
Dalam sambutannya, Bahrul Ilmi menekankan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menghadirkan pemimpin desa yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Kita mencari pemimpin yang benar-benar dicintai oleh masyarakat. Sehingga jika terpilih, dia bisa mengayomi dan mewujudkan harapan masyarakat,” ujarnya.
Bahrul Ilmi juga menegaskan bahwa kepala desa memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik. Semua persoalan masyarakat, mulai dari kebutuhan dasar hingga aspirasi pembangunan, pertama kali bermuara di tingkat desa. “Jangan sampai setelah terpilih justru melupakan masyarakat. Kepala desa harus hadir, mendengar, dan memberikan solusi,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap agar penyelenggaraan Pilkades 2026 dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan partisipatif, sehingga mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Selain itu, momentum ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran politik masyarakat dalam memilih pemimpin yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
Dengan dimulainya tahapan Pilkades, masyarakat Barito Kuala didorong untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh proses demokrasi desa. Partisipasi ini menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan desa yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.






















