Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi memperkuat pembangunan berbasis nilai spiritual dengan membentuk Majelis Bahagia Bersholawat yang ditargetkan menjangkau seluruh wilayah hingga tingkat kelurahan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia” yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter religius masyarakat.
Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi melantik pengurus Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi untuk masa bakti 2026–2029 dalam acara Tablig Akbar yang berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi pada Rabu, 8 April 2026. Berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 242 Tahun 2026, Dewi Marlina ditunjuk sebagai ketua. Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka sebagai simbol amanah organisasi.
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kegiatan pengajian dan bersholawat merupakan bagian penting dalam pembangunan aspek keagamaan yang menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat. “Kegiatan ini menjadi sarana menjemput rahmat Allah dan menciptakan kedamaian. Pembangunan Kota Jambi tidak hanya fisik, tetapi juga spiritual sebagai fondasi utama,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi mendorong percepatan pembentukan majelis serupa di tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam satu bulan setelah pelantikan, camat dan lurah diminta mulai membentuk kepengurusan, dengan target seluruh kelurahan telah memiliki majelis dalam waktu empat bulan. Program ini akan diimplementasikan melalui pengajian dan kegiatan bersholawat rutin yang dilaksanakan berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, dengan koordinasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Maulana juga mengajak seluruh kelompok pengajian, khususnya majelis ibu-ibu dari berbagai organisasi, untuk bersinergi dalam satu wadah guna memperkuat silaturahmi dan memperluas dampak gerakan keagamaan di masyarakat. “Kami ingin ke depan tidak ada hari tanpa shalawat di Kota Jambi. Ini gerakan bersama untuk membangun suasana religius yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selain memperkuat nilai spiritual, inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan harmoni sosial dan memperkuat identitas Kota Jambi sebagai daerah yang maju secara ekonomi sekaligus kokoh dalam kehidupan keagamaan. Melalui penguatan majelis taklim ini, Pemkot Jambi optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya, sejalan dengan cita-cita membangun kota yang sejahtera dan penuh keberkahan.




















