Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Agus Picoez, Dosen UGM, Ubah Lahan Bekas Tambang Menjadi Produktif

Lia by Lia
6 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
415 8
A A
0
Agus Picoez, Dosen UGM, Ubah Lahan Bekas Tambang Menjadi Produktif
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Bangunan ~ Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa hingga pertengahan 2025, reklamasi lahan bekas tambang telah mencapai 5.739,39 hektare, atau 80,43% dari target 7.135 hektare. Sejak 2021 hingga 2024, kepatuhan perusahaan pertambangan terhadap reklamasi tambang terus meningkat. Reklamasi ini tidak hanya dilakukan pada lahan bekas tambang, tetapi juga pada area lain seperti tempat penimbunan tanah penutup, jalan, pabrik, serta bangunan pendukung operasional tambang.

Kerusakan lahan sering kali mencapai tahap serius, di mana tanah kehilangan kemampuan alaminya untuk mendukung kehidupan. Dalam kondisi ini, peran manusia menjadi penting untuk membantu penyembuhan tanah dan mengembalikannya ke kondisi semula. Penyembuhan ini dilakukan melalui penelitian dan pengabdian yang dapat memberikan kontribusi besar dalam mengembalikan tanah ke kondisi yang lebih baik.

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Salah satu contoh nyata dari upaya pengabdian ini dilakukan oleh Agus Affianto, S.Hut., M.Si., dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, yang dikenal sebagai Picoez. Ia dan timnya pernah membantu menyusun model rehabilitasi kawasan tailing atau pasir bekas tambang timah di Desa Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Menurut Picoez, lahan bekas tambang di dekat “SD Laskar Pelangi” tersebut tergolong ekstrem dan sulit diolah menjadi lahan produktif kembali. “Berdasarkan hasil studi sebelumnya, rumput saja membutuhkan waktu hingga 20 tahun untuk dapat tumbuh secara alami,” kata Picoez, Rabu (8/4).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Dalam skema pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan beberapa pemangku kepentingan, tim mencoba membuat demplot sebagai media uji coba rehabilitasi. Namun, kondisi tanah tailing dan geografis sekitar memunculkan berbagai tantangan. Suhu pasir di lokasi dapat mencapai 62,4 derajat Celcius pada pukul 10.00 hingga 10.30 pagi, sehingga hampir tidak memungkinkan untuk penanaman secara langsung. “Karakteristik pasir yang tidak mampu menyerap air menyebabkan kondisi tanah menjadi asam saat hujan turun,” ujarnya.

Setelah diskusi dengan berbagai pihak, Picoez dan tim mengembangkan metode berbasis kompos blok pada area sekitar 10 hektar sebagai bahan uji coba rehabilitasi melalui kolaborasi Fakultas Kehutanan dan pemerintah Kabupaten Belitung Timur. “Kompos dipadatkan dan dijadikan media tanam awal guna meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan kelembapan,” katanya.

Beberapa jenis tanaman seperti buah naga, kelengkeng, cemara, dan jambu mulai ditanam dengan harapan dapat menghasilkan serasah dan bahan organik sebagai fondasi awal ekosistem. Picoez menekankan bahwa keberhasilan rehabilitasi lahan ekstrem tidak dapat dicapai dengan pendekatan konvensional. Ia menguraikan empat tahapan utama yang menjadi kunci keberhasilan. Tahap pertama adalah “menanam asal hidup”, yakni memastikan tanaman dapat bertahan hidup dengan bantuan kompos blok yang mengandung bahan organik seperti kotoran hewan terfermentasi. Tahap kedua adalah memastikan tanaman dapat bertahan hidup melalui monitoring intensif, misalnya dengan menjaga kelembapan batang menggunakan potongan batang pisang saat musim kemarau. “Tahap ketiga berfokus pada peningkatan kualitas tanaman melalui pemupukan yang tepat, dan tahap terakhir adalah memastikan tanaman mampu memberikan manfaat, seperti menghasilkan buah,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan. “Kita tidak bisa menghadapi keadaan ekstrem dengan pendekatan yang biasa-biasa saja dan dalam waktu yang singkat,” ujarnya. Keberhasilan tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada kemitraan dengan masyarakat serta sejauh mana program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi mereka. Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana penyembuhan tanah tersebut juga merupakan pengabdian yang dapat memberikan faedah bagi masyarakat setempat. “Sering kali dilupakan oleh banyak pihak mengenai skema-skema rehabilitasi saat ini, seperti memperhatikan kondisi pra-rehabilitasi, yakni masyarakatnya. Tidak hanya mencoba berbagai teknik, tetapi juga memikirkan manfaat untuk mereka,” ungkapnya.

Di balik berbagai tantangan tersebut, terdapat pula kisah inspiratif dari masyarakat lokal yang turut menyentuh bagi Picoez dan tim. Ia menceritakan pengalaman seorang warga lansia, Nek Inah, yang tetap bersemangat menanam semangka meskipun hasil panennya sempat dicuri menjelang lebaran Idulfitri. Ketika ditanya apakah masih ingin melanjutkan usaha tersebut, Nek Inah tetap menunjukkan optimisme yang kuat mengenai usaha yang ia pupuk sedari awal. Semangat tersebut, menurut Picoez, menjadi salah satu sumber motivasi bagi tim untuk terus melanjutkan upaya rehabilitasi, di samping kendala yang ada.

Ia turut menambahkan bahwa secara alami, kawasan tersebut tetap memiliki potensi untuk kembali menjadi hutan yang lebat. Namun, tanpa intervensi manusia, proses tersebut dapat memakan waktu puluhan tahun. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan alam melalui bantuan manusia yang terencana dan berkelanjutan. “Yang kita lakukan itu adalah bagaimana caranya alam tersebut bisa recovery dengan bantuan manusia untuk mempercepat dia memperbaiki diri,” tambahnya.

Setelah bertahun-tahun, lahan yang dikelola oleh Picoez dan tim masih cukup terjaga dan memberikan produktivitas serta kontribusi terhadap ekosistem setempat. “Melihat tanaman tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat merupakan kebahagiaan tersendiri. Ini bukti bahwa niat dan upaya baik untuk lingkungan akan selalu memberikan hasil yang tidak sia-sia,” ujarnya.

Melalui kabar terbaru yang diterima oleh Picoez, kawasan tersebut kini masih terus diusahakan untuk berkembang oleh pemerintah daerah bersama masyarakat setempat, meskipun tidak seintens dahulu. “Kita apresiasi, model rehabilitasi ini telah diadaptasi di daerah dengan kondisi serupa oleh beberapa pihak,” ungkapnya.

Meski demikian, aspek sosial masyarakat turut menjadi tantangan tersendiri dalam rehabilitasi lahan bekas tambang. Picoez menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat setempat telah terbiasa bekerja di sektor penambangan timah, sehingga cukup sulit untuk mengajak mereka beralih ke kegiatan rehabilitasi lahan. Oleh karena itu, keterlibatan awal justru banyak datang dari kelompok lansia yang membantu dalam penyediaan bibit dan perawatan tanaman. Dengan adanya kondisi perekonomian yang cukup homogen, Picoez dan tim kemudian mulai mengintegrasikan tanaman sayuran dalam demplot sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi dan menarik minat masyarakat.

Metode yang sama juga turut diterapkan di wilayah yang berbeda oleh peneliti-peneliti lainnya. Picoez bersaksi bahwa salah satu pemenang Kalpataru turut mengadaptasi metode tersebut di tanah tailing wilayah Belitung Timur lainnya dan terbukti membuahkan hasil dalam beberapa bulan hingga tahun kemudian.

Menutup wawancara, Picoez turut menyampaikan refleksinya terkait peringatan Hari Hutan Sedunia yang jatuh pada 21 Maret lalu. Ia berharap pemerintah tidak hanya memandang hutan sebagai sumber ekonomi semata, tetapi juga sebagai penyedia jasa lingkungan yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan kehidupan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: BangunanBerita BangunanenergiHeadlineKementerian

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Lia

Lia

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Google Luncurkan Fitur "Sedang Populer" untuk Pengguna Indonesia

Google Suguhi Fitur “Sedang Trending” untuk Pengguna Indonesia

14 August 2024

Apakah Olahraga Bisa Meninggikan Badan?, Ini Faktanya

1 November 2021
Presiden Prabowo Berikan Penghargaan kepada Pelaku Pertanian di Karawang

Presiden Prabowo Berikan Penghargaan kepada Pelaku Pertanian di Karawang

8 January 2026
DPKP Pekanbaru Peringatkan Warga Akan Bahaya Kebakaran

DPKP Pekanbaru Peringatkan Warga Akan Bahaya Kebakaran

26 April 2026

Sah di Resmikan! Ini isi Pasar Budaya Selodiri Terjan Rembang

28 March 2022
Presiden Prabowo Imbau Masyarakat Laporkan Tindakan Aparat yang Menyimpang

Presiden Prabowo Imbau Masyarakat Laporkan Tindakan Aparat yang Menyimpang

21 May 2026

Ternyata ini Penyebab Minyak Goreng Subsidi Masih Langka di Bandar Lampung

11 February 2022

Artikel Terbaru

: Pengesahan RUU SDI menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna DPR RI di Senayan, Selasa (6/10/2026), mendapat pengawalan ketat dari BSSN guna memastikan integrasi data nasional ditopang oleh standar keamanan siber dan kedaulatan digital yang paripurna.

UU Satu Data Indonesia Disahkan, BSSN Wajibkan Keamanan Siber

9 October 2026
: Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, (lima, kanan) mengatakan kondisi sejumlah wilayah yang memiliki kerawanan banjir dan secara rutin mengalami genangan dengan intensitas cukup besar. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Galing, Paloh, Teluk Keramat, dan Sejangkung. (foto: MC Sambas) .

Pemkab Sambas Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Banjir

9 October 2026
: Kepala BKPSDMAD Kabupaten Sambas, Agri Arisa, (tiga dari kanan) menyampaikan bahwa feedback hasil asesmen memiliki posisi penting dalam memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kompetensi peserta. (foto: MC Sambas)

Asesmen 31 Pejabat Administrator Sambas Jadi Dasar Karier ASN

9 October 2026
:

Sekolah Rakyat Pontianak Mulai Diikuti 270 Siswa

9 October 2026
Marc Marquez Dibayangi Sirkuit Mandalika 4 Kali Balapan Belum Pernah Finis

Marc Marquez Hadapi Catatan Buruk di MotoGP Mandalika

9 October 2026
: Wali kota Pekanbaru Agung Nugroho, mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Najib Faizal di Kementerian Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Penataan Sungai Sail Pekanbaru Siapkan RTH Biru 2,4 Kilometer

9 October 2026
: Bupati Belu Willybrodus Lay, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Belu, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, bersama jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Belu, Pastor Paroki Stella Maris Atapupu atau yang mewakili, serta Pimpinan CIQS PLBN Motaain, menghadiri Kegiatan Peresmian Taman Budaya Gotong Royong BPJS Kesehatan di Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu. (foto: MC Belu)

Taman Budaya Gotong Royong BPJS Hadir di PLBN Motaain

9 October 2026

Popular Story

Polisi Bongkar Komplotan Love Scamming di Sulut, Raup Rp 1 Miliar
Hukum

Love Scamming Sulut Terbongkar, 4 Tersangka Raup Rp1 Miliar

by Saddam
9 October 2026
0

Headline.co.id ~ Polda Sulawesi Utara membongkar jaringan love scamming dan investasi bodong...

Read moreDetails

Sekolah Rakyat Tanjung Alam Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi

IABN Sriwijaya Tangerang Diminta Cetak Generasi Buddha Moderat

Penduduk Depok Sleman Capai 128.361 Jiwa, Milenial Dominan

Lombok, Alternatif Bali untuk Liburan Sekaligus Menonton MotoGP

Jadwal Donor Darah Demak 5–11 Oktober 2026 dan Stok Terkini

Muaythai Padang Raih Delapan Medali di Porprov Sumbar 2026

Edukasi Keselamatan Lalu Lintas untuk Siswa TK di Pasuruan

BMKG Bireuen Latih 202 Peserta Pahami Cuaca dan Risiko Gempa

Moto2 GP Jepang: Guevara Pangkas Jarak dari Gonzalez Jadi 10,5 Poin

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.