Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Spesies Ikan Asing Invasif Ancam Ekosistem Perairan Indonesia

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Spesies Ikan Asing Invasif Ancam Ekosistem Perairan Indonesia
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Keberadaan Spesies Ikan Asing Invasif Di Indonesia Kini Menjadi Perhatian Serius Karena Dapat Mengancam Keseimbangan Ekosistem ~ keanekaragaman hayati, dan kesehatan lingkungan. Menurut laporan Platform Antarpemerintah tentang Keanekaragaman Hayati dan Jasa Ekosistem (IPBES), lebih dari 37.000 spesies asing telah diperkenalkan ke wilayah dan bioma baru di seluruh dunia akibat aktivitas manusia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 3.500 spesies dianggap invasif dan berbahaya bagi alam dan manusia. Riset dari BRIN mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 247 jenis ikan asing di Indonesia, dengan 50 jenis di antaranya diduga berada di perairan umum. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 jenis telah dikategorikan sebagai spesies invasif dengan potensi penyebaran tinggi, seperti ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys sp.), ikan siklid seperti red devil, ikan cere (Gambusia affinis), nila, hingga ikan arapaima dan aligator gar.

Dosen Fakultas Biologi UGM menjelaskan bahwa spesies asing invasif adalah organisme non-lokal yang masuk ke ekosistem baru dan berkembang secara masif, mengancam spesies asli. Spesies ini disebut “asing” karena berasal dari luar habitat aslinya dan “invasif” karena mampu berkembang pesat, mendominasi, serta mengganggu ekosistem baru. Donan menambahkan bahwa tidak semua spesies asing bersifat invasif, namun potensi tersebut harus diwaspadai. “Meskipun tidak semua spesies asing berpotensi invasif, misalnya ikan koi, potensi tersebut tetap ada tergantung dari kemampuan adaptasi spesies dan kondisi lingkungannya. Sehingga tetap harus waspada dan dimitigasi,” ujarnya, Jumat (22/5).

You might also like

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

11 July 2026
Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

11 July 2026

Berdasarkan kajian literatur yang diterbitkan dalam jurnal Sains Malaysiana tahun 2022, ditemukan sedikitnya 50 spesies ikan asing di 72 danau dan 57 sungai pada 28 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 18 spesies termasuk kategori invasif. Ikan siklid mendominasi ekosistem danau, sementara ikan sapu-sapu lebih banyak ditemukan di wilayah sungai. Masuknya spesies asing invasif ke Indonesia sebagian besar dipicu oleh aktivitas manusia, seperti perdagangan ikan hias dan ikan budidaya konsumsi. “Banyak ikan dilepas ke perairan umum ketika pemilik tidak lagi mampu merawatnya atau ketika ikan budidaya terbawa banjir dari kolam pemeliharaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, introduksi ikan asing juga terjadi melalui pelepasan seremonial maupun program pengendalian biologis pada masa kolonial. Contohnya adalah introduksi ikan cere (Gambusia affinis) untuk mengendalikan jentik nyamuk malaria. Para peneliti Fakultas Biologi UGM menilai spesies invasif berbahaya karena mampu mengubah rantai makanan dan menciptakan kompetisi sumber daya dengan spesies lokal. Ikan sapu-sapu, misalnya, dapat merusak habitat ikan lokal dengan memakan tumbuhan air dan alga serta membuat lubang di dasar perairan. Donan juga mencontohkan dampak lain dari spesies invasif terhadap fauna lokal. “Ikan cere akan menyerang dan menggerogoti ekor larva salamander api sehingga banyak larva yang tidak dapat tumbuh dewasa hingga mengalami kematian,” jelasnya.

Sementara itu, ikan nila dinilai dapat memicu eutrofikasi atau ledakan pertumbuhan alga di perairan akibat peningkatan nitrogen dan fosfor dari ekskresi ikan tersebut. “Kondisi ini berpotensi meningkatkan kematian ikan lain di habitat yang sama,” katanya. Akbar Reza, M.Sc., Dosen Fakultas Biologi UGM dari Laboratorium Ekologi Konservasi, menuturkan bahwa salah satu alasan ikan invasif sulit diberantas adalah kemampuan adaptasinya yang sangat tinggi. “Secara ekologis, beberapa jenis ikan invasif seperti ikan sapu-sapu memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, bahkan sangat toleran pada logam berat sehingga terdistribusi luas. Terlebih tidak ada predator yang mampu mengontrol populasinya,” ujarnya.

Dr. Luthfi Nurhidayat, Dosen Fakultas Biologi UGM dari Laboratorium Struktur dan Perkembangan Hewan, menyoroti kemampuan reproduksi ikan invasif yang sangat cepat. “Ketika ikan-ikan invasif tersebut masuk ke dalam perairan terbuka umum di Indonesia yang tidak terlalu keras kompetisinya, maka pertumbuhan populasinya menjadi tidak terkendali,” jelas Luthfi. Namun demikian, ia menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum memahami dampak pelepasan ikan invasif ke alam bebas. Bahkan aktivitas pelepasan ikan untuk kebutuhan konsumsi maupun seremonial masih sering dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak ekologis jangka panjang.

Dalam upaya pengendalian, Akbar menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi yang melibatkan regulasi, riset, pengendalian lapangan, serta edukasi publik. Karenanya, pengendalian spesies invasif harus dilakukan secara terintegrasi, mencakup tiga pilar utama: legalitas dan riset, pengendalian fisik maupun biologis, dan pencegahan melalui kolaborasi. Akbar mengungkapkan daftar Jenis Asing Invasif (JAI) perlu terus diperbarui dan didukung penelitian jangka panjang agar kebijakan penindakan lebih efektif. Selain itu, koordinasi antarinstansi seperti BRIN, perguruan tinggi, Dinas Kelautan dan Perikanan, hingga Badan Karantina perlu diperkuat.

Luthfi menambahkan bahwa pengendalian di lapangan dapat dilakukan melalui penangkapan intensif, isolasi perairan, pengeringan, hingga restorasi spesies lokal berbasis ekologi. Pemanfaatan ekonomi ikan invasif juga dapat menjadi salah satu strategi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengendalian populasi. Saat ini, Indonesia telah memiliki sejumlah regulasi terkait pengendalian spesies invasif, di antaranya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.94 tentang Jenis Invasif serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 19 Tahun 2020 mengenai larangan pemasukan dan peredaran ikan yang membahayakan ekosistem.

Meski demikian, Luthfi menilai regulasi tersebut perlu terus diperbarui menyesuaikan perubahan kondisi ekosistem yang berlangsung cepat. “Dengan penguatan kebijakan, edukasi, serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan ancaman spesies asing invasif terhadap keanekaragaman hayati Indonesia dapat ditekan secara lebih efektif,” pungkasnya.

Tags: Berita Keberadaan Spesies Ikan Asing Invasif Di Indonesia Kini Menjadi Perhatian Serius Karena Dapat Mengancam Keseimbangan EkosistemHeadlineikanKeberadaanSpesies
ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

by Hendrawan
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Keputusan anggaran digital marketing yang paling sering salah bukan karena tidak ada uangnya, tapi karena tidak ada...

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

by Hendrawan
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Tim marketing yang sudah mahir SEO punya keunggulan besar dalam mengadopsi GEO. Bukan karena keduanya sama. Justru...

Dosen UGM: Bantalan Sosial dan Subsidi Penting di Tengah Suku Bunga Tinggi

Dosen UGM: Bantalan Sosial dan Subsidi Penting di Tengah Suku Bunga Tinggi

by Dwina
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 17-18 Juni lalu memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar...

Dosen UGM: Krisis Lingkungan Akibat Keserakahan Manusia

Dosen UGM: Krisis Lingkungan Akibat Keserakahan Manusia

by Dani
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait kerusakan lingkungan yang semakin parah. Deforestasi, alih fungsi hutan, dan eksploitasi...

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Bitung, Sulawesi Utara

Mengapa Gempa Bumi Magnitudo Kecil Tetap Perlu Diperhatikan? Ini Penjelasannya

by Saddam
10 July 2026
0

Gempa bumi magnitudo kecil tetap perlu diperhatikan karena dampaknya dipengaruhi kedalaman, jarak pusat, kondisi tanah, dan kualitas bangunan.

Pakar UGM: Heat Stroke Ancaman Serius di Tengah Panas Ekstrem

Pakar UGM: Heat Stroke Ancaman Serius di Tengah Panas Ekstrem

by masfajar
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Panas ekstrem yang melanda Indonesia kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Menurut Aditya Lia Ramadona, Ph.D.,...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

PT Bumi Siak Pusako Prediksi Dividen 2026 Capai Rp100 Miliar

PT Bumi Siak Pusako Prediksi Dividen 2026 Capai Rp100 Miliar

5 March 2026
Pemkot Tidore Dukung Penuh Pembangunan Lapangan Mini Soccer oleh PLTU

Pemkot Tidore Dukung Penuh Pembangunan Lapangan Mini Soccer oleh PLTU

28 April 2026

Ini Jadwal Lima Lokasi Layanan Sim Keliling di Jakarta Hari ini

18 February 2020
Wabup Sergai Dorong Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Nilai Spiritual

Wabup Sergai Dorong Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Nilai Spiritual

21 June 2026
Pertamina Dorong Daya Saing UMKM Pangan Lewat Program Pertapreneur Aggregator

Pertamina Dorong Daya Saing UMKM Pangan Lewat Program Pertapreneur Aggregator

16 January 2026

Kondisi Banjir di Tiga Wilayah di Provinsi Banten Mulai Surut

15 September 2021
Sultan HB X dalam Pemilu tahun 2019

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye-Memihak, Ini Tangapan Sultan Jogja, Anies Baswedan dan Mahfud MD

25 January 2024

Artikel Terbaru

Jayden Adams Meninggal Dunia Usia 25 Tahun Usai Bela Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

Jayden Adams Meninggal Dunia Usia 25 Tahun Usai Bela Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

11 July 2026
Fakta Jayden Adams, Gelandang Afrika Selatan yang Tutup Usia 25 Tahun

Profil Jayden Adams dan Fakta Kariernya, dari Stellenbosch hingga Piala Dunia 2026

11 July 2026
Perjalanan Karier Jayden Adams dari Stellenbosch hingga Piala Dunia 2026

Jayden Adams Meninggal, Bafana Bafana dan Mamelodi Sundowns Kehilangan Gelandang Masa Depan

11 July 2026
Xiaomi Redmi Note 17 vs Redmi Note 17 Pro, Ini Perbedaan Spesifikasinya

Xiaomi Redmi Note 17 Jadi Sorotan, Ini 7 Fakta Menjelang Peluncuran 14 Juli 2026

11 July 2026
Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Pemotor Terjatuh Lalu Terlindas Truk

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Wates–Purworejo Temon Kulon Progo, Pemotor Terseret Truk Usai Tabrak Mobil yang Putar Balik

11 July 2026
Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 17 Terungkap, Ini Fitur Utamanya

Xiaomi Redmi Note 17 Siap Meluncur 14 Juli, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai 8.000 mAh

11 July 2026
Polres Banggai Gelar Jumat Curhat dan Berkah, Dekatkan Diri dengan Warga

Polres Banggai Gelar Jumat Curhat dan Berkah, Dekatkan Diri dengan Warga

11 July 2026

Popular Story

Wisata Kawah Ijen Panic Button
Wisata & Kuliner

Wisata Kawah Ijen Punya Panic Button, Begini Fungsi dan Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan

by Hendrawan
9 July 2026
0

Wisata Kawah Ijen akan memiliki panic button untuk membantu wisatawan saat darurat....

Read moreDetails

Kunjungan PM India ke Indonesia: Momentum Penguatan Kerja Sama Bilateral

Komdigi dan Universitas Brawijaya Kembangkan AI untuk 178 Sekolah Rakyat

Kolaborasi Ekonomi Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura

Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Jakarta, Mantan Mendag dan Anggota DPR RI Tutup Usia

Batam Jadi Lokasi Perdana Peluncuran Program SiTaskin Pesisir

Talenta Digital Jadi Kunci Daya Saing Indonesia di Era Teknologi Global

Dua Atlet Taekwondo Riau Targetkan Emas di PBTI Series V

DPRD Balangan dan TAPD Evaluasi Penyebab SiLPA Tinggi

Menko PMK: Hapus Stigma, Penyintas Kusta Berhak Atas Kesempatan Setara

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.