Headline.co.id, Surabaya ~ Kelompok Dalem Mandiri Sejahtera (Mpok Damira) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro, telah berhasil mengubah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Setiap harinya, Mpok Damira mampu mengelola hingga 945 kg sampah, yang terdiri dari 825 kg sampah rumah tangga dan 120 kg sampah dari toko dan perkantoran. Upaya ini secara signifikan mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Eni Suhartini, salah satu pengurus inti Mpok Damira, menyatakan bahwa inisiatif ini berawal dari kesadaran pribadi dan keinginan untuk membantu Pemerintah Desa dalam menangani masalah lingkungan. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi sampah,” ujar Eni dalam siaran tertulis yang dirilis Pemkab Bojonegoro pada Rabu (8/4/2026).
Menurut Eni, tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengubah perilaku masyarakat yang awalnya enggan memilah sampah karena alasan kotor dan tidak punya waktu. Namun, melalui edukasi yang konsisten, Mpok Damira berhasil mengubah pola pikir tersebut. Kini, masyarakat lebih bersemangat dalam memilah sampah. Sampah organik diolah menjadi pupuk berkualitas, sementara sampah non-organik dikelola agar memiliki nilai ekonomi.
Eni berharap gerakan ini dapat meluas dan mengajak seluruh masyarakat Bojonegoro untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia juga mendorong partisipasi dalam program Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terutama dalam pemilahan sampah organik dan non-organik sejak dari dapur masing-masing. “Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan ini,” tambahnya. (MC Prov Jatim /yan-hjr/eyv)























