Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba di klub malam N CO Living by NIX yang berlokasi di Kabupaten Badung, Bali. Pengungkapan ini melibatkan manajer dan staf klub malam tersebut. Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, menyatakan bahwa Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC mengungkap kasus ini setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pada 20 Maret 2026.
Brigjen Pol. Eko menjelaskan bahwa tersangka pertama, berinisial BCA, berperan sebagai Kapten N CO Living by NIX yang bertindak sebagai penghubung pengedar narkoba dan tamu. BCA ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) di Room 303 N CO Living by NIX, Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali. Selain itu, penyidik juga menangkap NGR dan SW di kamar 301 N CO Living by NIX. Keduanya berperan sebagai manajer yang mengetahui dan mengizinkan peredaran narkoba di klub malam tersebut.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim gabungan yang dipimpin oleh Kombes Polisi Kevin Leleury melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba di lokasi tersebut. “Kami melakukan penyamaran dan berpura-pura membeli ekstasi sebanyak 10 butir melalui seorang ladies companion (LC) di tempat hiburan malam tersebut pada 1 April 2026,” ungkap Brigjen Pol. Eko.
Pada Kamis, 2 April 2026, pukul 01.15 WIB, tim gabungan melakukan penindakan dan berhasil mengamankan apoteker berinisial NGR. Dalam penggeledahan terhadap NGR, ditemukan barang bukti berupa 10 butir ekstasi berwarna pink bermerk Heineken dan uang tunai Rp10 juta hasil penjualan narkoba di klub tersebut. “Dari penangkapan NGR, penyidikan melakukan pengembangan dan ditemukan barang bukti narkoba lainnya di room 301, yaitu enam butir ekstasi warna pink dengan merk TMT, satu plastik berisi dua butir ekstasi warna pink dan hijau merk Heineken, empat plastik klip ketamin, dan empat plastik kosong,” jelasnya.



















