Headline.co.id, Gorontalo ~ Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, mengakhiri kunjungan kerjanya di Provinsi Gorontalo pada Kamis, 2 April 2026. Penutupan rangkaian kunjungan ini ditandai dengan sarapan nasi kuning yang dibungkus daun woka, sebuah kuliner khas daerah, di Ruang Tunggu VIP Bandara Djalaluddin Tantu sebelum kembali ke Jakarta.
Dalam acara tersebut, Menteri Natalius Pigai didampingi oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, serta sejumlah pejabat dari Kementerian HAM, termasuk Kakanwil KemenHAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, dan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Gorontalo, Amir Hadju. Jamuan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo atas dedikasi MenHAM dalam memperkuat kapasitas HAM di wilayah tersebut.
Nasi kuning, yang menjadi bagian dari jamuan, merupakan simbol doa dan rasa syukur bagi masyarakat Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Natalius Pigai menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah daerah. Menurutnya, kearifan lokal seperti tradisi pangan lokal memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“Tradisi lokal seperti ini sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ujar MenHAM sebelum menaiki pesawat. Selama jamuan, terjadi diskusi ringan MenHAM dan Gubernur mengenai potensi kearifan lokal Gorontalo dalam mendukung penguatan budaya HAM di tingkat akar rumput.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian HAM untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia dapat menjangkau wilayah di luar Pulau Jawa secara inklusif. Tepat pukul 09.00 WITA, MenHAM dan rombongan berangkat menuju Jakarta dengan membawa sejumlah catatan penting terkait pembangunan HAM nasional yang lebih merata.




















