Headline.co.id, Jakarta ~ Korlantas Polri meluncurkan perangkat ETLE handheld terbaru yang dilengkapi dengan fitur barcode dan kemampuan cetak instan. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas di Indonesia. Perangkat portabel ini dirancang untuk menutup celah pelanggaran di area yang tidak terjangkau oleh kamera ETLE statis, serta meningkatkan efisiensi dalam proses penilangan di lapangan.
Brigjen Pol Faizal, Dirgakkum Korlantas Polri, menjelaskan bahwa perangkat handheld ini memiliki keunggulan teknis yang signifikan, terutama dalam kecepatan administrasi. “ETLE handheld yang kita bawa ini spesifikasinya beda dengan yang ada sekarang. Ini sudah bisa langsung print out. Jadi, misalnya ada pelanggaran, petugas bisa langsung cetak dan di sana sudah ada barcode-nya,” ujar Brigjen Pol Faizal dalam kegiatan Anev ETLE di Aula Polda Sulawesi Selatan, Rabu (1/4/2026).
Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mengimbangi keberadaan ETLE statis yang titik lokasinya sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Dengan sifatnya yang dinamis dan mobile, ETLE handheld menjadi alat yang lebih efektif untuk menjangkau pelanggar yang mencoba menghindari kamera permanen. Brigjen Pol Faizal menegaskan bahwa kehadiran perangkat ini bertujuan agar penindakan hukum tetap berjalan meski masyarakat sudah hafal dengan titik-titik kamera yang terpasang di persimpangan jalan.
Lebih lanjut, Brigjen Pol Faizal menekankan bahwa optimalisasi teknologi ini bukan sekadar soal menangkap jumlah pelanggaran sebanyak-banyaknya, melainkan sebagai upaya menekan angka kecelakaan fatal melalui pengawasan yang lebih ketat. Ia juga mengingatkan jajarannya agar penggunaan teknologi ini diikuti dengan integritas tinggi agar tidak ada lagi celah bagi praktik-praktik yang merugikan citra kepolisian di mata publik. “Data itu bisa muncul melalui satu proses rekayasa dan patroli yang baik. Yang penting bagi saya adalah tidak ada lagi hal-hal yang bersifat transaksional di lapangan. Semuanya harus terekam secara valid karena sistem ini menggunakan data yang akurat dan tidak bisa dimanipulasi,” pungkasnya.





















