Headline.co.id, Pontianak ~ Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini diambil setelah hampir sepuluh tahun tidak ada putra daerah Kalimantan Barat yang berhasil lolos seleksi di sekolah kedinasan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, dalam pertemuan dengan Rektor STMKG di ruang kerja Sekda Kalbar pada Rabu, 1 April 2026.
Harisson menyatakan bahwa Pemprov Kalbar telah meminta Rektor STMKG untuk segera menindaklanjuti kerja sama ini dengan membentuk tim kerja yang akan merumuskan draft nota kesepahaman (MoU). “Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan agar putra-putri daerah Kalbar memiliki kesempatan lebih besar untuk menempuh pendidikan di STMKG,” ujarnya.
Rektor STMKG, Dr. Deni Septiadi, M.Si, menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat membuka jalan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedinasan. Program ini bertujuan agar lulusan STMKG asal Kalbar dapat kembali ke daerahnya masing-masing sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan BMKG. “Kami berkomitmen untuk memberikan kuota afirmasi khusus bagi calon mahasiswa asal Kalimantan Barat mulai tahun 2025,” jelas Deni.
Deni juga menjelaskan bahwa kendala utama selama ini adalah ambang batas kelulusan (passing grade) yang cukup tinggi. Inisiatif ini mendapat dukungan dari Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI, yang sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kampus untuk mendorong keterwakilan putra daerah Kalbar di kancah nasional. Pada tahun lalu, upaya ini telah membuahkan hasil dengan lolosnya empat orang putra daerah Kalbar ke STMKG. “Kami berharap lebih banyak lagi putra daerah yang dapat mengikuti jejak mereka,” tambahnya.
Selain jaminan menjadi ASN, Deni juga memaparkan peluang pengembangan karier bagi para mahasiswa. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam pengembangan karier mereka di masa depan,” tandasnya.


















