Headline.co.id, Halmahera Barat ~ Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menunjukkan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia dini dengan menyelenggarakan Festival Sepak Bola Usia Dini Wali Kota Tidore Cup I Tahun 2026. Acara ini secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asis Hadad, di Stadion Sangaji Jiko Malofo, Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, pada Minggu, 29 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Asis Hadad menyampaikan pesan dari Wali Kota Tidore Kepulauan bahwa pelaksanaan Tidore Cup I merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk membina dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola. “Pemerintah Kota Tidore mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Juga kepada para orang tua dan pelatih yang terus mendampingi dan memberi dukungan kepada para pemain tim, kami yakin bahwa dengan dukungan dari orang terdekat, kegiatan ini berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Asis Hadad menambahkan bahwa pembinaan sejak usia dini adalah langkah strategis untuk melahirkan atlet sepak bola berkualitas di masa depan, serta membentuk karakter generasi muda yang sehat, kuat, dan berprestasi. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan dapat dikembangkan lebih baik lagi, sehingga ke depan akan lahir pemain-pemain andal dari Kota Tidore serta terbina generasi muda yang sehat, kuat, dan berprestasi,” tambahnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Tidore Cup I, menurut Asis Hadad, tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, panitia, pelatih, serta dukungan orang tua yang aktif mendampingi para peserta selama kompetisi berlangsung.
Ketua Panitia, Ismid Abd. Latif, menjelaskan bahwa Tidore Cup I diikuti oleh 66 Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan total 792 pemain dari berbagai daerah, termasuk Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kota Tidore Kepulauan. “Sepak bola Wali Kota Cup I ini terdiri atas kategori usia 9 tahun, 10 tahun, 11 tahun, dan 12 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 25 sampai dengan 30 Maret 2026,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan berharap pembinaan sepak bola usia dini dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama daerah di masa mendatang.






















