Headline.co.id, Batang ~ Tradisi Lomba Dayung Tradisional di Desa Klidang Lor, yang berlangsung di Sungai eks Sungai Sambong, Kabupaten Batang, pada Minggu (22/3/2026), kembali menarik perhatian masyarakat dalam suasana Lebaran. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang terus mendukung pengembangan kegiatan ini, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa dua unit perahu baru yang telah direalisasikan tahun ini.
“Alhamdulillah, dua perahu yang kami janjikan sudah bisa dimanfaatkan pada lomba hari ini. Lomba dayung tradisional memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata sekaligus ajang pelestarian budaya lokal. Bahkan, tanpa intervensi besar dari pemerintah, kegiatan ini sudah mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas,” jelas Bupati Faiz.
Potensi yang dimiliki lomba ini sangat luar biasa. Meskipun tanpa dukungan maksimal dari pemerintah, acara ini sudah berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, Pemkab Batang berencana melakukan pembenahan infrastruktur, khususnya fasilitas bagi penonton.
Menurut Faiz, peningkatan sarana tersebut akan berdampak pada naiknya daya tarik dan prestise acara. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), guna meningkatkan kualitas kompetisi hingga ke tingkat nasional. “Kami ingin, ke depan ada atlet dari Batang yang berprestasi di tingkat nasional melalui lomba dayung ini. Itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dari luar daerah,” harapnya.
Faiz juga membuka peluang kerja sama dengan kementerian terkait agar event ini dapat masuk dalam kalender nasional. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang lebih matang, termasuk sistem pendaftaran yang lebih modern serta peningkatan nilai hadiah untuk menarik lebih banyak peserta. “Ke depan, kita rencanakan lebih awal, pendaftaran bisa dilakukan secara online, publikasi diperluas, dan nilai hadiah ditingkatkan agar event ini semakin besar,” imbuhnya.
Di sisi lain, Pemkab Batang juga berkomitmen untuk melakukan pengerukan Sungai Sambong guna mendukung kelancaran kegiatan, terutama menjelang musim hujan. Upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan penambahan alat pendukung. “Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga berkembang menjadi event unggulan daerah yang dikenal secara nasional,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)








