Headline.co.id, Puncak ~ Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa selama periode libur Lebaran, pelayanan publik di Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA) akan mengikuti prinsip zero waste dan zero accident. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko, menyatakan bahwa seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen KSDAE telah diinstruksikan untuk meningkatkan pengamanan dan melakukan patroli rutin guna menjaga kelestarian hutan selama libur panjang.
“Penggunaan teknologi digital seperti booking online terbukti signifikan mempercepat layanan di pintu masuk dan mengurangi kerumunan pengunjung, sehingga prinsip zero accident dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga sebagai prioritas utama kami,” ujar Dirjen Satyawan pada Kamis (19/3/2026). Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Kehutanan dan Wakil Menteri Kehutanan yang menekankan pentingnya penerapan prinsip zero waste dan zero accident serta pencegahan penumpukan pengunjung melalui sistem digital.
Berdasarkan evaluasi pada periode libur Nyepi dan Lebaran tahun 2025, tercatat sebanyak 421.683 wisatawan mengunjungi TN dan TWA, dengan puncak kunjungan terjadi tiga hari setelah Lebaran. Tingginya minat masyarakat ini juga berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp15,8 miliar. Aktivitas pendakian menjadi salah satu daya tarik utama, dengan gunung-gunung seperti Leuser, Ciremai, Rinjani, hingga Bukit Kaba menjadi lokasi favorit. Selain itu, kawasan konservasi kini menjadi pilihan populer untuk acara halal bi halal keluarga karena menawarkan suasana segar di alam terbuka sambil mengenalkan alam kepada generasi muda.
Untuk menjamin kenyamanan dan mempertimbangkan daya dukung lingkungan, pemerintah memberlakukan kebijakan operasional khusus pada libur Lebaran 2026. Beberapa Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) ada yang tetap dibuka dan ada yang ditutup dengan alasan keberlanjutan wisata alam. Informasi lengkap mengenai ODTWA yang dibuka dan ditutup selama libur Lebaran 2026 dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/odtwatahun2026.
Dirjen KSDAE Satyawan memastikan bahwa pihak pengelola akan terus mengintensifkan patroli sampah untuk mendukung gerakan zero waste. Pengunjung diimbau untuk selalu disiplin membawa kembali sampahnya, serta mengikuti panduan keselamatan dari petugas di lapangan guna mewujudkan zero accident serta wisata alam yang berkualitas dan berkelanjutan.





















