Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memperkuat peran Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB). Langkah ini dilakukan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) untuk mendukung kegiatan ekspor produk agromaritim. Kepala Dinas Koperindag Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, menyatakan bahwa pemerintah daerah kini dapat memungut PAD secara mandiri melalui jasa pengujian dan sertifikasi mutu barang yang dilakukan oleh BPSMB.
Fayzal Lamakaraka menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang terpadu dari hulu ke hilir. Fokus utama dari strategi ini adalah memastikan pengusaha lokal dapat melakukan aktivitas ekspor langsung dari Gorontalo, terutama untuk komoditas jagung dan sektor perikanan. Kedua sektor ini menjadi tulang punggung program Agromaritim yang diinisiasi oleh Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.
Selama ini, eksportir di Gorontalo sering kali harus melakukan pengujian dan sertifikasi di kota besar seperti Surabaya atau Makassar. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan instrumen pengujian di daerah, terutama alat kromatografi gas cair yang digunakan untuk mengukur kadar jamur Aflatoxin pada jagung standar ekspor. Dengan adanya layanan yang lebih lengkap di BPSMB Gorontalo, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi anggaran pemerintah dan memberikan stimulus positif bagi dunia usaha.
Melalui kolaborasi dan inovasi teknologi, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimis bahwa percepatan kebijakan ekspor akan berjalan lebih maksimal. Hal ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.




















