Headline.co.id, Jakarta ~ Panama vs Kroasia pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Kroasia di Stadion Toronto, Rabu (24/6/2026) WIB. Hasil ini menjadi sangat penting bagi skuad asuhan Zlatko Dalic untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar setelah sebelumnya kalah 2-4 dari Inggris. Sementara itu, Panama harus menerima kenyataan tersingkir usai menelan kekalahan kedua secara beruntun di fase grup.
Dalam laga Panama vs Kroasia, gol tunggal kemenangan Vatreni dicetak oleh striker veteran Ante Budimir pada menit ke-54 setelah memanfaatkan umpan silang Josip Stanisic. Kemenangan tersebut membuat Kroasia mengoleksi tiga poin dan tetap bersaing dengan Inggris serta Ghana dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Pertandingan Panama vs Kroasia juga menjadi momen bersejarah bagi Luka Modric. Kapten Kroasia itu mencatatkan penampilan ke-200 bersama tim nasional, menjadikannya pemain dengan jumlah caps terbanyak sepanjang sejarah sepak bola Kroasia.
Budimir Jadi Pembeda Setelah Pergantian Strategis
Kroasia tampil hati-hati sejak awal pertandingan. Meski menguasai jalannya laga melalui kreativitas Luka Modric dan Mateo Kovacic di lini tengah, mereka kesulitan membongkar pertahanan disiplin Panama sepanjang babak pertama.
Panama justru sempat menghadirkan ancaman serius melalui Jose Luis Rodriguez yang menyambut umpan Amir Murillo. Namun, kiper Kroasia Dominik Livakovic tampil sigap dengan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum. Melihat timnya kesulitan menciptakan peluang berbahaya, pelatih Zlatko Dalic melakukan perubahan besar dengan memasukkan Ante Budimir dan Andrej Kramaric pada awal babak kedua.
Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-54, Budimir sukses menuntaskan umpan silang Josip Stanisic di tiang jauh dan membawa Kroasia unggul 1-0.
Gol itu menjadi penentu kemenangan sekaligus mencatatkan rekor baru bagi Budimir. Dengan usia 34 tahun 337 hari, penyerang Osasuna tersebut menjadi pencetak gol tertua Kroasia dalam sejarah Piala Dunia.
Dalic Puji Kontribusi Budimir
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic sebelumnya memang memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas Budimir yang tampil konsisten di level klub bersama Osasuna.
“Dia bekerja keras dan mencetak gol. Jika bermain untuk Real Madrid atau Barcelona, mungkin dia bisa mencetak 40 gol,” kata Dalic saat menilai performa Budimir pada musim 2024-2025.
Dalic juga menilai kontribusi Budimir sangat besar karena mampu menjadi andalan utama di klub yang tidak memiliki kekuatan sebesar raksasa LaLiga.
“Dia bermain untuk klub yang lebih kecil dan lebih banyak bertahan. Gol-golnya menjadi sangat berharga karena alasan itu. Saya hanya bisa memujinya,” ujar Dalic.
Livakovic Jadi Tembok Kokoh Kroasia
Selain Budimir, kemenangan Kroasia juga tidak lepas dari performa impresif Dominik Livakovic di bawah mistar. Kiper berpengalaman tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Panama.
Pada menit ke-68, Livakovic bahkan mencatatkan rangkaian penyelamatan beruntun yang membuat Panama gagal menyamakan kedudukan. Ketangguhannya menjadi salah satu faktor utama yang menjaga keunggulan Kroasia hingga laga berakhir.
Berdasarkan penilaian performa pemain, Josip Stanisic dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah mencatat rating tertinggi berkat kontribusinya dalam proses terciptanya gol kemenangan Kroasia.
Peluang Kroasia Masih Terbuka
Kemenangan ini membuat persaingan Grup L semakin menarik. Kroasia kini mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan, sejajar dalam perebutan tiket lolos bersama Inggris dan Ghana yang sama-sama mengumpulkan empat poin.
Hasil imbang tanpa gol antara Inggris dan Ghana pada pertandingan lain membuat peluang Kroasia tetap terbuka lebar. Pada laga terakhir fase grup, Kroasia akan menghadapi Ghana dalam duel penentuan, sementara Panama bertemu Inggris.
Bagi Panama, kekalahan dari Kroasia memastikan langkah mereka terhenti di fase grup. Meski demikian, tim asuhan Thomas Christiansen tetap menunjukkan organisasi pertahanan yang solid dan beberapa kali merepotkan lini belakang Kroasia sepanjang pertandingan.
Klasemen Sementara Grup L Piala Dunia 2026
- Inggris – 4 poin
- Ghana – 4 poin
- Kroasia – 3 poin
- Panama – 0 poin
Dengan kondisi tersebut, laga Kroasia kontra Ghana pada matchday terakhir diprediksi menjadi pertandingan penentu nasib kedua tim untuk merebut tiket menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.























