Headline.co.id, Bener Meriah ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah menyiapkan 5.000 blangko KTP elektronik (KTP-el) untuk mendukung kelancaran administrasi kependudukan pada tahun 2026. Langkah ini ditujukan untuk memfasilitasi calon siswa TNI-Polri, mahasiswa, pencari kerja, serta masyarakat umum. Informasi ini disampaikan pada Senin, 16 Maret 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Bener Meriah, Wahidi, menyatakan bahwa ketersediaan blangko ini merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat yang memenuhi syarat dapat segera memiliki KTP-el, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Menurutnya, usia minimal untuk mendapatkan KTP-el adalah 17 tahun atau sudah menikah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.
Wahidi menjelaskan bahwa masyarakat yang tidak melakukan perekaman KTP-el dalam waktu tertentu dapat menghadapi kendala dalam mengakses layanan publik. “Berdasarkan Permendagri Nomor 95 Tahun 2019, warga yang belum memiliki KTP-el dapat mengalami hambatan dalam berbagai layanan administrasi seperti pembuatan paspor, SIM, NPWP, BPJS, pengurusan pernikahan, bantuan sosial, hingga berbagai transaksi lainnya,” jelasnya.
Dari total 5.000 blangko KTP-el yang disiapkan, 4.000 keping berasal dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, sementara 1.000 keping lainnya dari Dinas Registrasi Kependudukan Aceh. “Blangko tersebut kami siapkan untuk memfasilitasi putra-putri daerah yang membutuhkan, khususnya calon siswa TNI dan Polri, perguruan tinggi, pencari kerja, serta masyarakat umum dalam pembuatan KTP-el,” tambah Wahidi.
Selain pelayanan pembuatan KTP-el, Disdukcapil Bener Meriah juga menyediakan layanan bagi masyarakat yang mengalami kehilangan atau kerusakan dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK) dan dokumen lainnya. Wahidi menegaskan bahwa pada tahun 2026, pihaknya tetap fokus pada optimalisasi layanan administrasi kependudukan agar seluruh masyarakat memiliki dokumen yang lengkap melalui proses yang efektif, efisien, dan mudah diakses.
“Harapan kami, seluruh masyarakat Bener Meriah dapat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan secara maksimal sehingga hak-hak sipil mereka dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan instansi vertikal seperti TNI/Polri dan perguruan tinggi diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berorientasi pada pelayanan publik.
“Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung generasi muda Bener Meriah untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tutup Wahidi.





















