Headline.co.id, Palangka Raya ~ PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya dalam kondisi aman menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian ini disampaikan oleh Gesha Faithul Ajrin, Sales Branch Manager (SBM) Rayon III Kalimantan Tengah PT Pertamina Patra Niaga, pada Sabtu (14/3/2026).
Gesha menyatakan bahwa pasokan BBM untuk wilayah retail Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya dan sekitarnya, dipastikan aman hingga mendekati Idulfitri. “Insyaallah stok BBM untuk wilayah retail Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya dan sekitarnya, aman hingga Idulfitri. Kami terus melakukan pemantauan dan pengiriman setiap hari agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gesha menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan BBM telah disiapkan dengan baik oleh Pertamina. “Masyarakat agar tidak panic buying. Tetap tenang karena stok BBM seperti Pertamax maupun Pertalite tersedia dan aman,” tambahnya.
Pertamina juga telah menambah volume distribusi BBM untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Ramadan hingga Idulfitri. Saat ini, pengiriman tambahan mencapai sekitar 200 ribu liter per hari untuk berbagai jenis BBM. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan konsumsi rata-rata harian di wilayah Palangka Raya yang berkisar 100 ribu liter per hari, sehingga terjadi peningkatan distribusi hampir dua kali lipat dari kondisi normal.
“Dengan tambahan pengiriman tersebut, menurut kami stok yang tersedia cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Palangka Raya dan sekitarnya,” imbuh Gesha. Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan suplai dari beberapa terminal bahan bakar sebagai langkah antisipasi. “Setiap hari kami melakukan pengiriman dari depot. Pasokan berasal dari depot Pulang Pisau maupun dari Banjarmasin, sehingga kami memiliki alternatif suplai untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar,” tambahnya. (MC. Kota Palangka Raya.1)


















