Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengadakan market sounding awal untuk pengembangan dan pemanfaatan area pendukung di Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Acara ini bertujuan untuk mempresentasikan hasil survei kebutuhan tenant serta membuka dialog investasi dengan calon investor dan pelaku usaha di sektor logistik dan kepelabuhanan.
Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, menyatakan bahwa pengembangan kawasan pendukung pelabuhan adalah elemen penting dalam memperkuat ekosistem logistik nasional. “Kementerian Perhubungan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor kepelabuhanan. Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemitraan yang kuat pemerintah dan pelaku usaha,” ujar Lollan dalam siaran pers yang diterima , Sabtu (14/3/2026).
Dalam forum tersebut, tim dari Japan International Cooperation Agency (JICA) memaparkan hasil survei kebutuhan tenant yang menunjukkan potensi kebutuhan pelaku usaha terhadap kawasan penunjang pelabuhan. Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan konsep pengembangan kawasan yang lebih tepat sasaran serta menarik bagi investor. “Masukan dari calon tenant dan investor sangat penting untuk menyempurnakan konsep pengembangan kawasan agar langkah tindak lanjut dapat lebih terarah dan berkelanjutan,” tambah Lollan.
Pelabuhan Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diproyeksikan menjadi simpul utama logistik nasional. Pelabuhan ini diharapkan mampu mendukung kegiatan ekspor, khususnya di sektor otomotif, serta memperlancar distribusi barang di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Pengembangan area pendukung yang terintegrasi juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat regional maupun global.
Kegiatan market sounding ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Perhubungan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Barat, perwakilan JICA, serta para direksi perusahaan dan asosiasi di sektor logistik dan kepelabuhanan. Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat terjalin kolaborasi yang lebih kuat pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan kawasan pendukung Pelabuhan Patimban.






















