Headline.co.id, Nagan Raya ~ Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyalurkan zakat sebesar Rp5,55 miliar kepada masyarakat fakir dan miskin. Zakat yang dikumpulkan pada tahun 2025 ini disalurkan kepada para mustahik pada tahun 2026 melalui Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya. Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, kepada para mustahik saat memimpin Safari Ramadan di Gampong Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Minggu (8/3/2026).
Dalam sambutannya, Raja Sayang menyatakan bahwa kehadirannya bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam Safari Ramadan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ia juga menyinggung bencana hidrometeorologi yang baru-baru ini melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dan berdampak pada rumah warga, fasilitas umum, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang mengalami bencana hidrometeorologi. Musibah ini tentu memberikan dampak bagi masyarakat, baik terhadap rumah tempat tinggal, fasilitas umum, maupun aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari,” ujar Raja Sayang. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan pembangunan hunian sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana.
“Saya berharap hunian sementara ini nantinya dapat memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat sampai proses pemulihan dan penanganan lebih lanjut dapat dilakukan,” katanya. Selain menyerahkan zakat kepada mustahik, Raja Sayang juga memberikan bantuan berupa Al-Qur’an, kitab Barzanji, dan kitab Dalail Khairat kepada pengurus Masjid Baitul Aulia di Gampong Blang Puuk.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya, Azhari Idris, menjelaskan bahwa penyaluran zakat tersebut terdiri atas asnaf fakir sebesar Rp2,4 miliar untuk 1.791 mustahik. “Adapun untuk asnaf miskin sebesar Rp3,15 miliar dengan jumlah penerima 3.841 mustahik,” ujarnya. Menurut Azhari, penerima zakat fakir dan miskin ditetapkan berdasarkan data yang dihimpun dari keuchik dan Baitul Mal gampong, kemudian diverifikasi oleh Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran zakat untuk asnaf fakir dan miskin dilakukan secara nontunai melalui rekening. Namun, bagi mustahik yang tidak memiliki akses membuka rekening, seperti karena sakit atau telah lanjut usia, penyaluran dilakukan secara tunai. Khusus untuk Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, zakat disalurkan secara tunai karena wilayah tersebut terdampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu dan akses masyarakat ke layanan perbankan masih terbatas.
“Hal ini karena wilayah tersebut merupakan daerah yang terdampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu serta terbatasnya akses masyarakat untuk membuka rekening di bank,” kata Azhari. Penyaluran zakat tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat fakir dan miskin, terutama di wilayah yang masih terdampak bencana.




















