Headline.co.id, Warga Air Dingin Di Kelurahan Balai Gadang ~ Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, memanfaatkan kayu besar yang hanyut akibat banjir untuk membangun tabuah (bedug) baru bagi Masjid Raya Nurul Yaqin. Inisiatif ini muncul dari semangat gotong royong jamaah dan masyarakat setempat. Kayu yang sebelumnya menjadi sedimen dampak banjir kini diolah menjadi sarana ibadah, menggantikan tabuah lama yang sudah lapuk.
Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy, memberikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian warga yang berhasil mengubah dampak bencana menjadi sesuatu yang bermanfaat. “Inilah semangat masyarakat kita. Dari musibah lahir manfaat. Kayu yang hanyut karena banjir kini menjadi tabuah untuk memanggil umat beribadah. Ini luar biasa,” ujar Wagub Sumbar saat meresmikan pemakaian tabuah di pekarangan Masjid Raya Nurul Yaqin, Minggu (01/03/2026).
Menurut Vasko, semangat gotong royong seperti ini adalah kekuatan utama masyarakat Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Kreativitas warga dinilai bukan hanya sebagai solusi teknis, tetapi juga simbol kebersamaan dan ketahanan sosial. Peresmian tabuah ditandai dengan pemukulan perdana oleh Wagub sebagai simbol sinergi pemerintah dan masyarakat.
Ia berharap Masjid Nurul Yaqin terus aktif sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan syiar Islam di lingkungan sekitar. Inisiatif warga Air Dingin ini menjadi contoh bahwa solidaritas, inovasi, dan kepedulian sosial dapat tumbuh dari situasi sulit, sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.























