Headline.co.id, Jakarta ~ Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan melaksanakan Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan mudik Lebaran. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hal ini saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3/2026).
Jenderal Sigit menyatakan bahwa tema Operasi Ketupat tahun ini adalah “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Dalam pelaksanaannya, Polri akan mengedepankan langkah preemptive dan preventive serta penegakan hukum. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” kata Sigit.
Sigit juga menjelaskan bahwa struktur operasi telah disusun dengan beberapa perubahan. Hal ini memungkinkan Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas untuk mengendalikan seluruh jajaran saat harus mengambil keputusan diskresi. “Perubahan ini penting agar operasi dapat berjalan lebih efektif,” ujar Sigit.
Sebanyak 161 ribu personel gabungan akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat ini. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. “Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Sigit.





















