Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah Bus Hino, dua mobil, dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Jogja-Solo tepatnya di depan Harmoni Furniture, Dusun Rejoinangun, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pengendara mengalami luka-luka dan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.
Kasi Humas Polresta Sleman IPTU Argo Anggoro, S.H., mengatakan kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah alat bukti.
“Kepolisian telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mengumpulkan alat bukti, dan mengecek korban di RS Hermina dan RS Hardjolukito,” ujar IPTU Argo Anggoro kepada Headline.co.id.
Berikut 10 fakta kecelakaan beruntun di Jalan Jogja-Solo Sleman yang berhasil dihimpun:
- Terjadi Saat Jam Sibuk Pagi Hari
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB saat arus lalu lintas pagi di Jalan Jogja-Solo mulai padat oleh aktivitas masyarakat menuju tempat kerja dan sekolah.
Lokasi kecelakaan berada di depan Harmoni Furniture, Dusun Rejoinangun, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
- Libatkan Enam Kendaraan
Insiden tersebut melibatkan total enam kendaraan terdiri dari satu Bus Hino, dua mobil, dan tiga sepeda motor.
Kendaraan yang terlibat yakni Bus Hino, Toyota Calya, Honda BR-V, Honda Vario, Honda Beat, dan Honda CB.
- Berawal dari Motor Hendak Mendahului
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat pengendara Honda Vario berinisial ASZ (19) berusaha mendahului kendaraan tak dikenal dari sisi kanan.
Namun karena jarak terlalu dekat dan tidak dapat menguasai laju kendaraan, pengendara Honda Vario membentur kendaraan di depannya hingga terjatuh.
- Bus Hino Diduga Tidak Bisa Mengendalikan Jarak Aman
Setelah pengendara Honda Vario terjatuh, kendaraan lain mulai melakukan pengereman. Toyota Calya dan Honda BR-V disebut sempat mengurangi kecepatan.
Namun Bus Hino yang berada di belakang Honda BR-V tidak dapat menghentikan kendaraan karena jarak yang sudah dekat.
“Bus Hino tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga membentur Mobil Honda BR-V yang berada di depannya,” terang IPTU Argo Anggoro.
- Tabrakan Berantai Terjadi dalam Hitungan Detik
Benturan Bus Hino membuat Honda BR-V terdorong ke depan hingga menabrak Toyota Calya. Di saat bersamaan, Honda Beat yang berada di sisi kiri depan BR-V ikut terjatuh.
Tidak lama kemudian, Honda CB dari arah belakang juga ikut menabrak Honda BR-V karena tidak dapat menguasai laju kendaraan.
- Sejumlah Korban Mengalami Luka-Luka
Kecelakaan tersebut mengakibatkan beberapa korban mengalami luka dengan tingkat berbeda-beda.
Pengemudi Toyota Calya berinisial LRP (37) mengalami luka melepuh pada kedua lengan. Sementara pengemudi Honda BR-V berinisial AI (48) mengalami luka lecet pada lengan kiri dan memar pada betis kiri.
- Ada Korban Mengalami Patah Tulang
Pengendara Honda Vario berinisial ASZ mengalami patah pada beberapa bagian tubuh dan dirawat di RS Hardjolukito.
Sedangkan pengendara Honda CB berinisial APA (26) mengalami patah pada betis kaki kiri serta luka lecet di beberapa bagian tubuh.
- Dua Rumah Sakit Tangani Korban
Korban kecelakaan dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda yakni RS Hermina dan RS Hardjolukito.
Pengendara Honda Beat berinisial AKA (17) dirawat di RS Hermina akibat luka lecet pada lutut kiri, punggung kaki kanan-kiri, serta tangan kiri.
- Kerugian Material Capai Puluhan Juta Rupiah
Kerusakan paling besar dialami Toyota Calya dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta.
Mobil tersebut mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, kaca belakang pecah, serta airbag mengembang.
Sementara Honda BR-V mengalami kerugian sekitar Rp20 juta dan Bus Hino sekitar Rp5 juta.
- Polisi Imbau Pengendara Lebih Hati-Hati
Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar selalu menjaga jarak aman dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tidak memacu kecepatan kendaraan secara berlebihan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mematuhi semua peraturan lalu lintas demi keselamatan berkendara,” kata IPTU Argo Anggoro.
Ia menambahkan keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.





















