Headline.co.id, Bangunan ~ Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, telah memulai proses olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah Tim Gegana Polda Jatim mensterilkan lokasi ledakan petasan yang mengakibatkan enam orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (18/2) sekitar pukul 12.00 WIB, di rumah milik Kulsum (60), warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Rumah tersebut hancur rata dengan tanah akibat ledakan yang diduga berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalamnya.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengungkapkan bahwa tim Identifikasi baru dapat melakukan olah TKP setelah Tim Gegana Polda Jatim menyelesaikan proses sterilisasi di lokasi ledakan.
Akibat ledakan yang diduga kuat berasal dari serbuk petasan tersebut, tujuh orang mengalami luka bakar dan patah tulang, sementara satu korban lainnya, Supriyadi (50), meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Enam korban lainnya, yaitu Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Ibu Kulsum (60), telah dibawa ke RSUD Asembagus. Satu korban lainnya, Abdurrahman (15), dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar yang cukup parah hingga mencapai 90 persen.




















