Headline.co.id, Kasongan ~ Bupati Katingan, Saiful, memimpin rapat penting yang membahas permasalahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Katingan. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Katingan pada Senin (9/2/2026) dan bertujuan untuk menanggapi berbagai isu terkait pelayanan air bersih yang berdampak langsung pada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara menyeluruh kinerja PDAM Kabupaten Katingan, meliputi aspek manajemen, operasional, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara menyeluruh dan berkelanjutan agar pelayanan air bersih dapat kembali optimal.
Fokus utama rapat adalah menyatukan pandangan seluruh pemangku kepentingan melalui kesepakatan kolektif guna menyelesaikan persoalan internal PDAM serta merumuskan langkah strategis dalam peningkatan pelayanan. Air bersih ditegaskan sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang bersifat paling mendesak dan tidak dapat ditunda pemenuhannya.
Bupati Katingan Saiful menegaskan bahwa ketersediaan air bersih memiliki urgensi tinggi karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Pemerintah daerah tidak ingin masyarakat terus dibebani persoalan pelayanan air, sehingga penanganan PDAM harus dilakukan secara serius, cepat, dan terukur,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan agar seluruh pihak terkait memiliki kesamaan pandangan dalam upaya pembenahan PDAM. “Permasalahan PDAM tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan langkah bersama, pembenahan manajemen, serta perbaikan operasional agar pelayanan air bersih benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan PDAM Kabupaten Katingan, Amory Handewa Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat. Kendala tersebut lain disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, kondisi peralatan yang sudah berusia tua, serta kualitas air baku yang memerlukan proses pengolahan lebih intensif.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan. Kondisi peralatan yang sudah lama dan kualitas air baku yang cukup keruh menjadi tantangan utama kami. Namun kami berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan pemerintah daerah dan melakukan perbaikan secara bertahap,” ujar perwakilan PDAM.
Perwakilan PDAM juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan dalam menyusun langkah-langkah perbaikan, baik dari sisi manajemen maupun teknis operasional, demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rapat ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembenahan PDAM Kabupaten Katingan, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik, merata, dan berkelanjutan.





















