Headline.co.id, Batang ~ Sebuah longsor terjadi di Desa Banjiran, Kabupaten Batang, pada Kamis, 21 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Longsor ini mengancam keselamatan warga lansia, Hudaida (61), yang tinggal di RT 01/01. Tanah di belakang rumahnya amblas, menciptakan longsor setinggi 5 meter dengan panjang 10 meter, yang menggerus sebagian dapur dan halaman belakang rumahnya.
Kejadian ini menimbulkan lubang selebar 4 meter yang mengancam struktur utama bangunan. Camat Warungasem, Asep Dwi Nugroho, melalui Kasi Trantib Surya Sujana, menyatakan bahwa kondisi di lokasi masih berbahaya. “Melihat lokasi longsor, ada indikasi akan adanya longsor susulan dengan melihat retakan tanah dan tembok kamar,” ujarnya saat ditemui di Kecamatan Warungasem, Jumat (23/1/2026).
Hingga saat ini, belum ada estimasi kerugian materiil yang pasti, namun pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa. Pemerintah setempat bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Batang untuk mengamankan area terdampak dan mencegah korban. “Kami mengimbau kepada penghuni rumah untuk jangan mendekat ke lokasi longsor, karena ada indikasi longsor susulan, ada retakan-retakan di tanah dan tembok kamar,” jelasnya.
Bantuan logistik dari BPBD dan PMI mulai mengalir, dan tim dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) telah melakukan penilaian di lapangan. “Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa kondisi hunian tersebut sudah tidak lagi aman untuk ditinggali dalam jangka panjang. Sudah ada asesmen dari Perkim dengan hasil perlu direlokasi,” tandasnya.
Pihak kecamatan saat ini menunggu langkah selanjutnya dari tim BPBD untuk berkoordinasi dengan Muspika dan Pemerintah Desa Banjiran guna menentukan solusi terbaik bagi warga terdampak. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)




















