Headline.co.id, Surabaya ~ Memasuki tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bergerak cepat dalam menangani dua titik hotspot pada sistem transmisi listrik di Surabaya dan Malang. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali tetap terjaga.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, dalam keterangan tertulis pada Rabu (14/1/2026), menyatakan bahwa hotspot terdeteksi di Gardu Induk (GI) 150 kV Kalisari, Surabaya, serta pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pakis–Purwosari #2 Tower 133 di Malang. Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah potensi gangguan pada sistem transmisi.
Hotspot merupakan kondisi anomali pada peralatan kelistrikan yang ditandai dengan peningkatan suhu akibat aliran arus yang tidak optimal. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan rugi daya, mempercepat penurunan kualitas peralatan, dan mengganggu keandalan sistem transmisi.
Di Surabaya, PLN UIT JBM menindaklanjuti hasil inspeksi dengan mengerahkan 15 personel untuk memperbaiki dan mengganti konduktor pada sisi Current Transformer (CT) menuju Disconnecting Switch (DS) Line bay Sukolilo 1 di GI 150 kV Kalisari. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan penerapan prosedur kerja yang ketat dan pengawasan menyeluruh, serta mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Upaya ini memastikan peralatan kembali beroperasi normal tanpa mengganggu kontinuitas penyaluran listrik kepada pelanggan.
Sementara itu, di wilayah Malang, tim PLN UIT JBM melaksanakan pemeliharaan konduktor jumper pada SUTT 150 kV Pakis–Purwosari #2 Tower 133. Hotspot terdeteksi pada konduktor jumper fasa tengah arah tower besar dan berhasil diantisipasi melalui pemeliharaan yang terencana dan terukur.
Menurut Ika, respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi. “Setiap indikasi anomali, termasuk hotspot, harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Keandalan transmisi menjadi fondasi utama keberlangsungan pasokan listrik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa PLN UIT JBM berkomitmen menjaga kualitas layanan kelistrikan demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dan Bali.




















