Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Peristiwa

Kereta Api Bengawan Tabrak Sepeda Motor di Perlintasan Tanpa Palang Kaligintung Kulon Progo, Pengendara Selamat

Hendrawan by Hendrawan
1 day ago
in Peristiwa
396 30
0
Sejumlah petugas kepolisian, TNI, dan warga berada di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang di Dusun Kaligintung Lor, Temon, Kulon Progo, Kamis (8/1/2026), usai sepeda motor tertemper KA Bengawan.

Sejumlah petugas kepolisian, TNI, dan warga berada di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang di Dusun Kaligintung Lor, Temon, Kulon Progo, Kamis (8/1/2026), usai sepeda motor tertemper KA Bengawan.

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Sebuah sepeda motor tertemper Kereta Api (KA) Bengawan di perlintasan kereta api tanpa palang di Dusun Kaligintung Lor, Temon, Kulon Progo, Kamis (8/1/2026) sore. Peristiwa tersebut melibatkan seorang pengendara berinisial K (68), warga Temon, yang berusaha melintasi rel namun sepeda motornya mati mesin di tengah jalur. Meski sepeda motor mengalami kerusakan akibat tertabrak, korban dipastikan selamat tanpa mengalami luka. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat saat melintas di perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi pengaman.

Kasihumas Polres Kulon Progo IPTU Sarjoko menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB di perlintasan tanpa palang Dusun Kaligintung Lor. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa dengan nomor polisi AB 6285 FC dari arah utara menuju selatan.

You might also like

Anda bilang: buatkan saya artikel berita baru dari bahan artikel berikut ini, pastikan artikel ditulis dengan gaya jurnalistik straight news dengan struktur piramida terbalik dengan urutan lead yang berisi 3-4 kalimat 5w1h (What, Who, When, Where, Why, How) kemudian terapkan juga gaya penulisan Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness (E-E-A-T) dalam penulisan berita dan sejalan dengan prinsip dasar kode etik jurnalistik: akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.. Judul harus SEO-friendly untuk target Google News, sehingga jelas, mudah dipahami, dan sesuai standar berita. Artikel menggunakan bahasa Baku, sederhana, jelas mudah dipahami semua orang. Dalam artikel berita gunakan kutipan langsung dari narasumber untuk memperkuat berita. pastikan untuk menjaga kredibilitas gunakan narasumber yang saya berikan dan jangan keluar dari bahan artikel yang sudah saya berikan. Gunakan Angle penulisan berita berbeda dari bahan dan pastinya jangan keluar dari bahan yang saya berikan berikut ini. Ingat artikel harus lengkap dan jangan keluar dari bahan yang saya berikan. artikel tidak perlu di bold: Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dan merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan sebagai laporan terbaru kondisi lapangan. Hingga saat ini, sebagian wilayah mulai surut, sementara penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap kepada warga terdampak. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi kejadian kebakaran gudang kayu di Srabahan, Srigading, Sanden, Bantul, Jumat (9/1/2026) pukul 09.42 WIB, guna memastikan situasi aman dan terkendali. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II, yakni 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning sebanyak delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data ini dihimpun langsung dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Data saat di konfirmasi oleh Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno menyampaikan sebagai berikut ini: satuan lalulintas polres OKU Timur melakukan patroli jalan raya akibat banjir yang melanda OKU TIMUR. Perdasarkan pantauan dari Satlantas pada Jumat 9 Januari 2026 terdapat sejumlah jalan yang terdampak banjir seperti di Cahya Negeri, dan taraman pada hari tersebut panjir sempat surut pada jam 2 walaupun masih ada genangan air sekitar 20-30 CM. Untuk belitang II yang banyak terdampak mulai dari desa batu mas, raman jaya, keli rejo, darmabuana. Sementara belitang III pagi tidak bisa dilewat yakni desa nusa jaya, sekitar jam 2 sudah mulai surut dan bisa dilewat. Untuk hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 menuturkan bahwa di cahya negeri hanya bisa di lewati oleh mobil yang tinggi untuk mobil rendah masih belum bisa lewat. Untuk akses taraman hari ini sudah bisa dilewat. Untuk akses dari belitang menuju tol via balitang II belum bisa dilalui akses di beberapa desa seperti Batumas, Ramanjaya, Darmabuana belum bisa dilewat. Pihak Polres OKU Timur juga telah memasang himbauan di jalan terkait pengalihan arus akibat terdampak banjir, seperti di simpang petangan dipasang himbauan. Pihak polres oku timur juga membantu survei jalan dan jembatan yang terdampak banjir. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH. secara langsung memberikan himbauan kepada masayarkat bahwa ada jalan terputus akibat banjir tepatnya di desa Batu Mas Belitang II Oku Timur. untuk ketingian air antara 10 CM sampaidengan 150 CM. yang mana kala apabila anda akan melakukan perjalanan dari Belitang menutu Pintu Tol Pematang pangang supaya melintasi jalan lain seperti jalan menuju pintu tol terbangi yang melintasi jalan lintas nasional martapura dan sebaliknya apabila dari warga luar Okutimur yang menuju oku timur supaya menggunakan exit tol terbangi lampung jalan lintas sumatera. kami sarankan saat ini sementara waktu jalan ini kamipastikan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang karena dapat membahayakan keselamatan diri anda. ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah di 23 Desa, Sejumlah Akses Jalan Ditutup dan Dialihkan Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan sejumlah sungai hingga menggenangi permukiman dan ruas jalan utama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebagian wilayah mulai surut, namun aktivitas warga masih terganggu karena sejumlah akses belum dapat dilalui. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan patroli, pengalihan arus, serta imbauan keselamatan kepada masyarakat. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan total 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data tersebut dihimpun dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Berdasarkan konfirmasi Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menyampaikan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Dari pantauan pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Pada hari tersebut banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih ada genangan air sekitar 20–30 sentimeter,” ujar Aipda Retno. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi salah satu kawasan dengan dampak cukup luas, meliputi Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilewati, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilalui kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menjelaskan bahwa di Cahya Negeri, akses jalan hanya dapat dilalui oleh kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum bisa melintas. Adapun akses Taraman sudah dapat dilewati kembali. Namun, jalur dari Belitang menuju pintu tol via Belitang II masih belum bisa dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keselamatan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu tol Pematang Panggang, agar melintasi jalur lain, seperti menuju pintu tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, disarankan menggunakan exit tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumsel menyatakan bahwa penyaluran bantuan kepada warga terdampak terus dilakukan secara bertahap, seiring dengan pemantauan kondisi air yang mulai surut di beberapa titik. Aparat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: berikan ide 10 judul dari angle penutupan jalan dan keselamatan ChatGPT bilang: Berikut 10 ide judul artikel dengan angle penutupan jalan dan keselamatan warga, disesuaikan dengan standar SEO Google News, jelas, informatif, dan berorientasi kepentingan publik: Banjir OKU Timur Tutup Sejumlah Jalur Vital, Polisi Imbau Warga Utamakan Keselamatan Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Genangan Hingga 150 Cm, Polres OKU Timur Tutup Ruas Jalan Rawan dan Pasang Pengalihan Arus Banjir Rendam Jalan Utama OKU Timur, Kendaraan Dilarang Melintas Demi Keselamatan Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir OKU Timur, Warga Diimbau Tidak Memaksakan Perjalanan Sejumlah Akses Jalan Masih Tertutup Banjir, Pengendara Diminta Waspada dan Ikuti Imbauan Polisi Jalan Batu Mas–Belitang II Tidak Bisa Dilalui, Polisi Tegaskan Risiko Keselamatan Pengendara Banjir Putuskan Akses Menuju Tol di OKU Timur, Aparat Fokus Pengamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Satlantas OKU Timur Pasang Rambu Pengalihan Arus, Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tergenang Demi Keselamatan, Polisi Tutup Jalur Rawan Banjir di OKU Timur dan Arahkan Pengendara ke Rute Alternatif Apabila diperlukan, saya juga dapat mengoptimalkan judul berdasarkan target keyword tertentu atau segmentasi pembaca Google Discover dan Google News. Anda bilang: Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif namun tidak ada unsur keyword "Banjir OKU Timur" ChatGPT bilang: Baik. Agar tetap memenuhi kaidah SEO Google News dan mengunci keyword utama “Banjir OKU Timur” tanpa mengurangi kekuatan angle keselamatan dan penutupan jalan, berikut versi judul yang sudah dioptimalkan: Rekomendasi revisi judul utama: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Alternatif variasi judul SEO-friendly: Banjir OKU Timur Putus Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Aman Akses Belitang ke Tol Pematang Panggang Terputus Dampak Banjir OKU Timur, Pengendara Dialihkan Banjir OKU Timur Lumpuhkan Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Keselamatan Pengendara Diutamakan Jalur Vital Terputus Akibat Banjir OKU Timur, Pengendara Diminta Hindari Akses Belitang–Tol Banjir OKU Timur Tutup Akses Menuju Tol Pematang Panggang, Polisi Arahkan Jalur Alternatif Semua judul di atas: Mengandung keyword utama: Banjir OKU Timur Memiliki unsur lokasi, dampak, dan imbauan keselamatan Relevan untuk algoritma Google News dan Discover Tetap lugas, informatif, dan sesuai kaidah jurnalistik Jika Anda ingin, saya juga bisa optimalkan berdasarkan panjang karakter ideal headline (60–70 karakter) untuk CTR maksimal. Anda bilang: buatkan artikel sesuai data saya td dengan judul : Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memutus akses utama dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026). Luapan air akibat hujan deras menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan pengendara. Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan patroli, pengamanan, serta pengalihan arus lalu lintas. Warga diminta menggunakan jalur alternatif sambil menunggu kondisi kembali normal. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, menyampaikan bahwa banjir meluas di empat kecamatan, yakni Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Berdasarkan laporan BPBD, total sebanyak 1.359 rumah warga terdampak banjir yang tersebar di 23 desa. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan 871 unit, meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Sebagian wilayah dilaporkan mulai surut, sementara penyaluran bantuan kepada warga terdampak dilakukan secara bertahap. Dampak banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menjelaskan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih terdapat genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter,” kata Aipda Retno saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi kawasan dengan dampak cukup luas, antara lain Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilalui, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilewati kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menyebutkan bahwa akses di Cahya Negeri hanya dapat dilalui kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum dapat melintas. Adapun jalur Taraman sudah bisa dilewati. Namun, akses dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang melalui Belitang II masih belum dapat dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, termasuk di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei terhadap kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keamanan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu Tol Pematang Panggang, disarankan melintasi jalur lain seperti menuju pintu Tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, agar menggunakan exit Tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini kami pastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumatera Selatan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak berjalan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: Gambar yang diunggah buatkan caption gambar ChatGPT bilang: Petugas Satlantas Polres OKU Timur melakukan patroli dan pemasangan imbauan pengalihan arus di jalur terdampak banjir. Akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang sementara dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Jumat (9/1/2026). Anda bilang: Sebelah kiri foto tengah ada pak kasat lantas polres oku timur ChatGPT bilang: Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya (tengah) bersama personel Satlantas melakukan patroli dan pemantauan langsung di lokasi jalan yang terendam banjir. Sementara itu, petugas memasang papan imbauan pengalihan arus guna mengamankan akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026).

Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

10 January 2026
Banjir di wilayah OKU Timur meluas ke 4 kecamatan

Banjir Meluas di OKU Timur, 1.359 Rumah Warga di 23 Desa Terendam

10 January 2026

“Korban hendak melintasi perlintasan kereta api tanpa palang. Saat sepeda motor berada di jalur rel sebelah selatan, kendaraan mengalami mati mesin,” ujar IPTU Sarjoko dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melihat kondisi tersebut, korban berusaha menarik sepeda motornya keluar dari jalur rel. Namun upaya itu tidak berhasil. Dalam waktu bersamaan, dari arah barat terdengar suara klakson KA Bengawan 282 rute Pasar Senin–Purwosari yang semakin mendekat.

“Karena jarak kereta sudah dekat, korban akhirnya meninggalkan sepeda motornya di rel untuk menyelamatkan diri. Sepeda motor kemudian tertemper kereta api dan terlempar sekitar 50 meter ke arah timur dari perlintasan, berada di tengah jalur rel ganda,” jelas IPTU Sarjoko.

Meski sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan, korban dinyatakan selamat dan tidak mengalami luka. Petugas segera melakukan pengamanan lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan terhadap perjalanan kereta api.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, membenarkan adanya insiden temperan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kejadian berlangsung pada pukul 16.37 WIB di kilometer 506+6/7 petak jalan antara Wojo–Kedundang.

“Pada hari Kamis, 8 Januari 2026 pukul 16.37 WIB, KA 282 Bengawan tertemper sepeda motor. Kendaraan yang tertemper kemudian dievakuasi oleh rumah sakit setempat,” kata Feni dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.

Feni memastikan seluruh awak dan penumpang KA Bengawan dalam kondisi selamat dan aman. Kereta sempat berhenti untuk dilakukan pengecekan rangkaian guna memastikan kelayakan operasional sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

“KA 282 Bengawan sempat berhenti untuk pengecekan rangkaian dan pada pukul 16.50 WIB kembali melanjutkan perjalanan. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas kejadian ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam mematuhi rambu-rambu keselamatan di perlintasan sebidang.

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan tidak beraktivitas di jalur KA karena jalur KA merupakan area steril hanya untuk perjalanan KA,” terang Feni.

Lebih lanjut, Feni mengingatkan bahwa pelanggaran di perlintasan sebidang berpotensi membahayakan keselamatan banyak pihak, mulai dari masinis, petugas, penumpang kereta api, hingga pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus, dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada. Jalur KA adalah kawasan berisiko dan hanya diperuntukkan bagi petugas operasional serta perawatan prasarana,” tambahnya.

Menurut Feni, keselamatan di perlintasan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menaati aturan sangat dibutuhkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi, tidak membuat perlintasan liar, serta tidak beraktivitas di sekitar jalur KA. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” pungkas Feni.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perlintasan tanpa palang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama ketika pengendara kurang waspada atau kendaraan mengalami gangguan teknis. Kepatuhan terhadap rambu, kehati-hatian, serta kesadaran akan bahaya di jalur kereta api menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan bersama.

Tags: Berita Kulon ProgoKAIKereta Api BengawanPolres Kulon Progo
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Anda bilang: buatkan saya artikel berita baru dari bahan artikel berikut ini, pastikan artikel ditulis dengan gaya jurnalistik straight news dengan struktur piramida terbalik dengan urutan lead yang berisi 3-4 kalimat 5w1h (What, Who, When, Where, Why, How) kemudian terapkan juga gaya penulisan Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness (E-E-A-T) dalam penulisan berita dan sejalan dengan prinsip dasar kode etik jurnalistik: akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.. Judul harus SEO-friendly untuk target Google News, sehingga jelas, mudah dipahami, dan sesuai standar berita. Artikel menggunakan bahasa Baku, sederhana, jelas mudah dipahami semua orang. Dalam artikel berita gunakan kutipan langsung dari narasumber untuk memperkuat berita. pastikan untuk menjaga kredibilitas gunakan narasumber yang saya berikan dan jangan keluar dari bahan artikel yang sudah saya berikan. Gunakan Angle penulisan berita berbeda dari bahan dan pastinya jangan keluar dari bahan yang saya berikan berikut ini. Ingat artikel harus lengkap dan jangan keluar dari bahan yang saya berikan. artikel tidak perlu di bold: Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dan merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan sebagai laporan terbaru kondisi lapangan. Hingga saat ini, sebagian wilayah mulai surut, sementara penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap kepada warga terdampak. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi kejadian kebakaran gudang kayu di Srabahan, Srigading, Sanden, Bantul, Jumat (9/1/2026) pukul 09.42 WIB, guna memastikan situasi aman dan terkendali. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II, yakni 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning sebanyak delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data ini dihimpun langsung dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Data saat di konfirmasi oleh Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno menyampaikan sebagai berikut ini: satuan lalulintas polres OKU Timur melakukan patroli jalan raya akibat banjir yang melanda OKU TIMUR. Perdasarkan pantauan dari Satlantas pada Jumat 9 Januari 2026 terdapat sejumlah jalan yang terdampak banjir seperti di Cahya Negeri, dan taraman pada hari tersebut panjir sempat surut pada jam 2 walaupun masih ada genangan air sekitar 20-30 CM. Untuk belitang II yang banyak terdampak mulai dari desa batu mas, raman jaya, keli rejo, darmabuana. Sementara belitang III pagi tidak bisa dilewat yakni desa nusa jaya, sekitar jam 2 sudah mulai surut dan bisa dilewat. Untuk hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 menuturkan bahwa di cahya negeri hanya bisa di lewati oleh mobil yang tinggi untuk mobil rendah masih belum bisa lewat. Untuk akses taraman hari ini sudah bisa dilewat. Untuk akses dari belitang menuju tol via balitang II belum bisa dilalui akses di beberapa desa seperti Batumas, Ramanjaya, Darmabuana belum bisa dilewat. Pihak Polres OKU Timur juga telah memasang himbauan di jalan terkait pengalihan arus akibat terdampak banjir, seperti di simpang petangan dipasang himbauan. Pihak polres oku timur juga membantu survei jalan dan jembatan yang terdampak banjir. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH. secara langsung memberikan himbauan kepada masayarkat bahwa ada jalan terputus akibat banjir tepatnya di desa Batu Mas Belitang II Oku Timur. untuk ketingian air antara 10 CM sampaidengan 150 CM. yang mana kala apabila anda akan melakukan perjalanan dari Belitang menutu Pintu Tol Pematang pangang supaya melintasi jalan lain seperti jalan menuju pintu tol terbangi yang melintasi jalan lintas nasional martapura dan sebaliknya apabila dari warga luar Okutimur yang menuju oku timur supaya menggunakan exit tol terbangi lampung jalan lintas sumatera. kami sarankan saat ini sementara waktu jalan ini kamipastikan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang karena dapat membahayakan keselamatan diri anda. ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah di 23 Desa, Sejumlah Akses Jalan Ditutup dan Dialihkan Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan sejumlah sungai hingga menggenangi permukiman dan ruas jalan utama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebagian wilayah mulai surut, namun aktivitas warga masih terganggu karena sejumlah akses belum dapat dilalui. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan patroli, pengalihan arus, serta imbauan keselamatan kepada masyarakat. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan total 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data tersebut dihimpun dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Berdasarkan konfirmasi Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menyampaikan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Dari pantauan pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Pada hari tersebut banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih ada genangan air sekitar 20–30 sentimeter,” ujar Aipda Retno. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi salah satu kawasan dengan dampak cukup luas, meliputi Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilewati, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilalui kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menjelaskan bahwa di Cahya Negeri, akses jalan hanya dapat dilalui oleh kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum bisa melintas. Adapun akses Taraman sudah dapat dilewati kembali. Namun, jalur dari Belitang menuju pintu tol via Belitang II masih belum bisa dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keselamatan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu tol Pematang Panggang, agar melintasi jalur lain, seperti menuju pintu tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, disarankan menggunakan exit tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumsel menyatakan bahwa penyaluran bantuan kepada warga terdampak terus dilakukan secara bertahap, seiring dengan pemantauan kondisi air yang mulai surut di beberapa titik. Aparat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: berikan ide 10 judul dari angle penutupan jalan dan keselamatan ChatGPT bilang: Berikut 10 ide judul artikel dengan angle penutupan jalan dan keselamatan warga, disesuaikan dengan standar SEO Google News, jelas, informatif, dan berorientasi kepentingan publik: Banjir OKU Timur Tutup Sejumlah Jalur Vital, Polisi Imbau Warga Utamakan Keselamatan Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Genangan Hingga 150 Cm, Polres OKU Timur Tutup Ruas Jalan Rawan dan Pasang Pengalihan Arus Banjir Rendam Jalan Utama OKU Timur, Kendaraan Dilarang Melintas Demi Keselamatan Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir OKU Timur, Warga Diimbau Tidak Memaksakan Perjalanan Sejumlah Akses Jalan Masih Tertutup Banjir, Pengendara Diminta Waspada dan Ikuti Imbauan Polisi Jalan Batu Mas–Belitang II Tidak Bisa Dilalui, Polisi Tegaskan Risiko Keselamatan Pengendara Banjir Putuskan Akses Menuju Tol di OKU Timur, Aparat Fokus Pengamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Satlantas OKU Timur Pasang Rambu Pengalihan Arus, Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tergenang Demi Keselamatan, Polisi Tutup Jalur Rawan Banjir di OKU Timur dan Arahkan Pengendara ke Rute Alternatif Apabila diperlukan, saya juga dapat mengoptimalkan judul berdasarkan target keyword tertentu atau segmentasi pembaca Google Discover dan Google News. Anda bilang: Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif namun tidak ada unsur keyword "Banjir OKU Timur" ChatGPT bilang: Baik. Agar tetap memenuhi kaidah SEO Google News dan mengunci keyword utama “Banjir OKU Timur” tanpa mengurangi kekuatan angle keselamatan dan penutupan jalan, berikut versi judul yang sudah dioptimalkan: Rekomendasi revisi judul utama: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Alternatif variasi judul SEO-friendly: Banjir OKU Timur Putus Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Aman Akses Belitang ke Tol Pematang Panggang Terputus Dampak Banjir OKU Timur, Pengendara Dialihkan Banjir OKU Timur Lumpuhkan Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Keselamatan Pengendara Diutamakan Jalur Vital Terputus Akibat Banjir OKU Timur, Pengendara Diminta Hindari Akses Belitang–Tol Banjir OKU Timur Tutup Akses Menuju Tol Pematang Panggang, Polisi Arahkan Jalur Alternatif Semua judul di atas: Mengandung keyword utama: Banjir OKU Timur Memiliki unsur lokasi, dampak, dan imbauan keselamatan Relevan untuk algoritma Google News dan Discover Tetap lugas, informatif, dan sesuai kaidah jurnalistik Jika Anda ingin, saya juga bisa optimalkan berdasarkan panjang karakter ideal headline (60–70 karakter) untuk CTR maksimal. Anda bilang: buatkan artikel sesuai data saya td dengan judul : Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memutus akses utama dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026). Luapan air akibat hujan deras menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan pengendara. Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan patroli, pengamanan, serta pengalihan arus lalu lintas. Warga diminta menggunakan jalur alternatif sambil menunggu kondisi kembali normal. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, menyampaikan bahwa banjir meluas di empat kecamatan, yakni Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Berdasarkan laporan BPBD, total sebanyak 1.359 rumah warga terdampak banjir yang tersebar di 23 desa. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan 871 unit, meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Sebagian wilayah dilaporkan mulai surut, sementara penyaluran bantuan kepada warga terdampak dilakukan secara bertahap. Dampak banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menjelaskan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih terdapat genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter,” kata Aipda Retno saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi kawasan dengan dampak cukup luas, antara lain Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilalui, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilewati kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menyebutkan bahwa akses di Cahya Negeri hanya dapat dilalui kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum dapat melintas. Adapun jalur Taraman sudah bisa dilewati. Namun, akses dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang melalui Belitang II masih belum dapat dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, termasuk di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei terhadap kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keamanan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu Tol Pematang Panggang, disarankan melintasi jalur lain seperti menuju pintu Tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, agar menggunakan exit Tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini kami pastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumatera Selatan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak berjalan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: Gambar yang diunggah buatkan caption gambar ChatGPT bilang: Petugas Satlantas Polres OKU Timur melakukan patroli dan pemasangan imbauan pengalihan arus di jalur terdampak banjir. Akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang sementara dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Jumat (9/1/2026). Anda bilang: Sebelah kiri foto tengah ada pak kasat lantas polres oku timur ChatGPT bilang: Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya (tengah) bersama personel Satlantas melakukan patroli dan pemantauan langsung di lokasi jalan yang terendam banjir. Sementara itu, petugas memasang papan imbauan pengalihan arus guna mengamankan akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026).

Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

by Hendrawan
10 January 2026
0

Headline.co.id, OKU Timur ~ Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memutus akses utama dari Belitang...

Banjir di wilayah OKU Timur meluas ke 4 kecamatan

Banjir Meluas di OKU Timur, 1.359 Rumah Warga di 23 Desa Terendam

by Hendrawan
10 January 2026
0

Headline.co.id, OKU Timur ~ Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dan merendam 1.359 rumah warga...

Tangkapan Layar mobil truk terguling dan seorang terbawa arus banjir di OKU Timur

Banjir Rendam Tujuh Desa di Belitang III OKU Timur, Puluhan Rumah Terendam Akibat Hujan Deras dan Luapan Sungai

by Hendrawan
10 January 2026
0

Headline.co.id, OKU Timur ~ Banjir melanda wilayah Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, pada Kamis...

Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi kejadian kebakaran gudang kayu di Srabahan, Srigading, Sanden, Bantul, Jumat (9/1/2026) pukul 09.42 WIB, guna memastikan situasi aman dan terkendali.

Gudang Kayu Bakar di Sorekan Sanden Bantul Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

by Hendrawan
9 January 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah gudang penyimpanan kayu bakar milik warga di Dusun Sorekan Malangan RT 47, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden,...

Petugas kepolisian bersama tim identifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban di Perum Trimulyo, Jetis, Bantul, Jumat (9/1/2026), terkait penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.

Seorang Pria Ditemukan Tewas Sendirian di Perum Trimulyo Bantul, Ini Kronologinya

by Hendrawan
9 January 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Seorang pria berinisial TK (47) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perum Trimulyo Blok 1 RT...

Gudang Kosong di Jalan Wates–Yogya Bantul Terbakar Dini Hari, Api Padam Setelah Satu Jam

Gudang Kosong di Jalan Wates–Yogya Bantul Terbakar Dini Hari, Api Padam Setelah Satu Jam

by Hendrawan
9 January 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah gudang kosong di Jalan Wates–Yogya, Dusun Rejodadi RT 04, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, dilaporkan terbakar pada Jumat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Tim UGM Pasang Sistem Peringatan Dini Banjir di Bener Meriah

Tim UGM Pasang Sistem Peringatan Dini Banjir di Bener Meriah

9 January 2026
Keindahan Alam Cagar Alam Sanhuanpao yang Menakjubkan di Musim Panas

Keindahan Alam Musim Panas di Cagar Alam Sanhuanpao yang Menakjubkan

19 September 2024
BNN RI Tekankan Pentingnya Respons Adaptif Terhadap Narkotika Sintetis

BNN RI Tekankan Pentingnya Respons Adaptif Terhadap Narkotika Sintetis

12 December 2025
Foto Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman

Ketua Mahkamah Konstitusi Digugat ke PTUN oleh Hakim Anwar Usman

24 November 2023
Pemerintah Puji Peran Relawan TIK dalam Penanganan Bencana di Sumatra

Pemerintah Puji Peran Relawan TIK dalam Penanganan Bencana di Sumatra

17 December 2025
Pemerintah Siapkan Edaran WFA untuk ASN di Akhir Tahun

Pemerintah Siapkan Edaran WFA untuk ASN di Akhir Tahun

18 December 2025
Tangkapan Layar Detik-detik Ojol Viral Dilindas Barracuda Brimob Saat Demo DPR Ricuh, Massa Balik Serbu Polisi

Kapolri Minta Maaf soal Rantis Brimob Lindas Ojol Usai Demo, Propam Diminta Tangani

28 August 2025

Artikel Terbaru

Anda bilang: buatkan saya artikel berita baru dari bahan artikel berikut ini, pastikan artikel ditulis dengan gaya jurnalistik straight news dengan struktur piramida terbalik dengan urutan lead yang berisi 3-4 kalimat 5w1h (What, Who, When, Where, Why, How) kemudian terapkan juga gaya penulisan Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness (E-E-A-T) dalam penulisan berita dan sejalan dengan prinsip dasar kode etik jurnalistik: akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.. Judul harus SEO-friendly untuk target Google News, sehingga jelas, mudah dipahami, dan sesuai standar berita. Artikel menggunakan bahasa Baku, sederhana, jelas mudah dipahami semua orang. Dalam artikel berita gunakan kutipan langsung dari narasumber untuk memperkuat berita. pastikan untuk menjaga kredibilitas gunakan narasumber yang saya berikan dan jangan keluar dari bahan artikel yang sudah saya berikan. Gunakan Angle penulisan berita berbeda dari bahan dan pastinya jangan keluar dari bahan yang saya berikan berikut ini. Ingat artikel harus lengkap dan jangan keluar dari bahan yang saya berikan. artikel tidak perlu di bold: Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dan merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan sebagai laporan terbaru kondisi lapangan. Hingga saat ini, sebagian wilayah mulai surut, sementara penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap kepada warga terdampak. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi kejadian kebakaran gudang kayu di Srabahan, Srigading, Sanden, Bantul, Jumat (9/1/2026) pukul 09.42 WIB, guna memastikan situasi aman dan terkendali. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II, yakni 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning sebanyak delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data ini dihimpun langsung dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Data saat di konfirmasi oleh Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno menyampaikan sebagai berikut ini: satuan lalulintas polres OKU Timur melakukan patroli jalan raya akibat banjir yang melanda OKU TIMUR. Perdasarkan pantauan dari Satlantas pada Jumat 9 Januari 2026 terdapat sejumlah jalan yang terdampak banjir seperti di Cahya Negeri, dan taraman pada hari tersebut panjir sempat surut pada jam 2 walaupun masih ada genangan air sekitar 20-30 CM. Untuk belitang II yang banyak terdampak mulai dari desa batu mas, raman jaya, keli rejo, darmabuana. Sementara belitang III pagi tidak bisa dilewat yakni desa nusa jaya, sekitar jam 2 sudah mulai surut dan bisa dilewat. Untuk hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 menuturkan bahwa di cahya negeri hanya bisa di lewati oleh mobil yang tinggi untuk mobil rendah masih belum bisa lewat. Untuk akses taraman hari ini sudah bisa dilewat. Untuk akses dari belitang menuju tol via balitang II belum bisa dilalui akses di beberapa desa seperti Batumas, Ramanjaya, Darmabuana belum bisa dilewat. Pihak Polres OKU Timur juga telah memasang himbauan di jalan terkait pengalihan arus akibat terdampak banjir, seperti di simpang petangan dipasang himbauan. Pihak polres oku timur juga membantu survei jalan dan jembatan yang terdampak banjir. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH. secara langsung memberikan himbauan kepada masayarkat bahwa ada jalan terputus akibat banjir tepatnya di desa Batu Mas Belitang II Oku Timur. untuk ketingian air antara 10 CM sampaidengan 150 CM. yang mana kala apabila anda akan melakukan perjalanan dari Belitang menutu Pintu Tol Pematang pangang supaya melintasi jalan lain seperti jalan menuju pintu tol terbangi yang melintasi jalan lintas nasional martapura dan sebaliknya apabila dari warga luar Okutimur yang menuju oku timur supaya menggunakan exit tol terbangi lampung jalan lintas sumatera. kami sarankan saat ini sementara waktu jalan ini kamipastikan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang karena dapat membahayakan keselamatan diri anda. ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah di 23 Desa, Sejumlah Akses Jalan Ditutup dan Dialihkan Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan sejumlah sungai hingga menggenangi permukiman dan ruas jalan utama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebagian wilayah mulai surut, namun aktivitas warga masih terganggu karena sejumlah akses belum dapat dilalui. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan patroli, pengalihan arus, serta imbauan keselamatan kepada masyarakat. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan total 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data tersebut dihimpun dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Berdasarkan konfirmasi Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menyampaikan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Dari pantauan pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Pada hari tersebut banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih ada genangan air sekitar 20–30 sentimeter,” ujar Aipda Retno. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi salah satu kawasan dengan dampak cukup luas, meliputi Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilewati, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilalui kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menjelaskan bahwa di Cahya Negeri, akses jalan hanya dapat dilalui oleh kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum bisa melintas. Adapun akses Taraman sudah dapat dilewati kembali. Namun, jalur dari Belitang menuju pintu tol via Belitang II masih belum bisa dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keselamatan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu tol Pematang Panggang, agar melintasi jalur lain, seperti menuju pintu tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, disarankan menggunakan exit tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumsel menyatakan bahwa penyaluran bantuan kepada warga terdampak terus dilakukan secara bertahap, seiring dengan pemantauan kondisi air yang mulai surut di beberapa titik. Aparat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: berikan ide 10 judul dari angle penutupan jalan dan keselamatan ChatGPT bilang: Berikut 10 ide judul artikel dengan angle penutupan jalan dan keselamatan warga, disesuaikan dengan standar SEO Google News, jelas, informatif, dan berorientasi kepentingan publik: Banjir OKU Timur Tutup Sejumlah Jalur Vital, Polisi Imbau Warga Utamakan Keselamatan Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Genangan Hingga 150 Cm, Polres OKU Timur Tutup Ruas Jalan Rawan dan Pasang Pengalihan Arus Banjir Rendam Jalan Utama OKU Timur, Kendaraan Dilarang Melintas Demi Keselamatan Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir OKU Timur, Warga Diimbau Tidak Memaksakan Perjalanan Sejumlah Akses Jalan Masih Tertutup Banjir, Pengendara Diminta Waspada dan Ikuti Imbauan Polisi Jalan Batu Mas–Belitang II Tidak Bisa Dilalui, Polisi Tegaskan Risiko Keselamatan Pengendara Banjir Putuskan Akses Menuju Tol di OKU Timur, Aparat Fokus Pengamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Satlantas OKU Timur Pasang Rambu Pengalihan Arus, Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tergenang Demi Keselamatan, Polisi Tutup Jalur Rawan Banjir di OKU Timur dan Arahkan Pengendara ke Rute Alternatif Apabila diperlukan, saya juga dapat mengoptimalkan judul berdasarkan target keyword tertentu atau segmentasi pembaca Google Discover dan Google News. Anda bilang: Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif namun tidak ada unsur keyword "Banjir OKU Timur" ChatGPT bilang: Baik. Agar tetap memenuhi kaidah SEO Google News dan mengunci keyword utama “Banjir OKU Timur” tanpa mengurangi kekuatan angle keselamatan dan penutupan jalan, berikut versi judul yang sudah dioptimalkan: Rekomendasi revisi judul utama: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Alternatif variasi judul SEO-friendly: Banjir OKU Timur Putus Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Aman Akses Belitang ke Tol Pematang Panggang Terputus Dampak Banjir OKU Timur, Pengendara Dialihkan Banjir OKU Timur Lumpuhkan Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Keselamatan Pengendara Diutamakan Jalur Vital Terputus Akibat Banjir OKU Timur, Pengendara Diminta Hindari Akses Belitang–Tol Banjir OKU Timur Tutup Akses Menuju Tol Pematang Panggang, Polisi Arahkan Jalur Alternatif Semua judul di atas: Mengandung keyword utama: Banjir OKU Timur Memiliki unsur lokasi, dampak, dan imbauan keselamatan Relevan untuk algoritma Google News dan Discover Tetap lugas, informatif, dan sesuai kaidah jurnalistik Jika Anda ingin, saya juga bisa optimalkan berdasarkan panjang karakter ideal headline (60–70 karakter) untuk CTR maksimal. Anda bilang: buatkan artikel sesuai data saya td dengan judul : Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memutus akses utama dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026). Luapan air akibat hujan deras menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan pengendara. Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan patroli, pengamanan, serta pengalihan arus lalu lintas. Warga diminta menggunakan jalur alternatif sambil menunggu kondisi kembali normal. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, menyampaikan bahwa banjir meluas di empat kecamatan, yakni Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Berdasarkan laporan BPBD, total sebanyak 1.359 rumah warga terdampak banjir yang tersebar di 23 desa. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan 871 unit, meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Sebagian wilayah dilaporkan mulai surut, sementara penyaluran bantuan kepada warga terdampak dilakukan secara bertahap. Dampak banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menjelaskan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih terdapat genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter,” kata Aipda Retno saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi kawasan dengan dampak cukup luas, antara lain Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilalui, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilewati kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menyebutkan bahwa akses di Cahya Negeri hanya dapat dilalui kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum dapat melintas. Adapun jalur Taraman sudah bisa dilewati. Namun, akses dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang melalui Belitang II masih belum dapat dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, termasuk di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei terhadap kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keamanan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu Tol Pematang Panggang, disarankan melintasi jalur lain seperti menuju pintu Tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, agar menggunakan exit Tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini kami pastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumatera Selatan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak berjalan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: Gambar yang diunggah buatkan caption gambar ChatGPT bilang: Petugas Satlantas Polres OKU Timur melakukan patroli dan pemasangan imbauan pengalihan arus di jalur terdampak banjir. Akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang sementara dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Jumat (9/1/2026). Anda bilang: Sebelah kiri foto tengah ada pak kasat lantas polres oku timur ChatGPT bilang: Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya (tengah) bersama personel Satlantas melakukan patroli dan pemantauan langsung di lokasi jalan yang terendam banjir. Sementara itu, petugas memasang papan imbauan pengalihan arus guna mengamankan akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026).

Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

10 January 2026
Pendaftaran Calon Anggota KPI Pusat 2026-2029 Resmi Dimulai

Pendaftaran Calon Anggota KPI Pusat 2026-2029 Resmi Dimulai

10 January 2026
Pemerintah Dorong SDM Unggul Melalui Bonus Atlet SEA Games

Pemerintah Dorong SDM Unggul Melalui Bonus Atlet SEA Games

10 January 2026
Presiden Prabowo Ajak Atlet SEA Games Kelola Bonus dengan Bijak

Presiden Prabowo Ajak Atlet SEA Games Kelola Bonus dengan Bijak

10 January 2026
Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan Atlet SEA Games 2025

Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan Atlet SEA Games 2025

10 January 2026
Banjir di wilayah OKU Timur meluas ke 4 kecamatan

Banjir Meluas di OKU Timur, 1.359 Rumah Warga di 23 Desa Terendam

10 January 2026
Jalan Poros Ekonomi di Rasau Jaya Resmi Dibuka, Akses 24 Desa Makin Mudah

Jalan Poros Ekonomi di Rasau Jaya Resmi Dibuka, Akses 24 Desa Makin Mudah

10 January 2026

Popular Story

  • Jembatan Kereta Api Lembah Anai di Sumbar Akan Direaktivasi, Bukan Dibongkar

    Jembatan Kereta Api Lembah Anai di Sumbar Akan Direaktivasi, Bukan Dibongkar

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Pemkot Jambi Berikan Santunan Jaminan Sosial untuk Ketua RT

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Bojonegoro Rampungkan Pembangunan Jalan Hingga Pelosok di Akhir 2025

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Wakapolda NTT Hadiri Peletakan Batu Pertama SPPG 3T di TTU

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Gubernur Khofifah dan Bupati Yani Dorong Penggunaan Transportasi Publik di Gresik

    640 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Lirik Sholawat Ya Robbi Sholli Ala Muhammad Lengkap Arab dan Artinya

    1290 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Dishub Bener Meriah Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas di Jalur Alternatif Pascabencana

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Lirik Teks Bacaan Nadhom Alfiyah Ibnu Malik Lengkap Arab Latin dan Artinya 

    1116 shares
    Share 446 Tweet 279
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.