Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U18 kembali meraih kemenangan setelah menundukkan Arema FC dengan skor 2-0 dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 8 November 2026. Hasil tersebut mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan yang dialami Maung Ngora. PERSIB U18 memastikan kemenangan melalui gol bunuh diri pemain Arema FC Naufal Rasydan Ahnaf pada menit ke-85 dan gol Razlya Putra Setiawan pada menit 90+2.
Kemenangan PERSIB U18 diraih setelah tim tuan rumah bekerja keras sepanjang pertandingan untuk membongkar pertahanan Arema FC. Keberhasilan memecah kebuntuan pada fase akhir laga menjadi penentu bagi Maung Ngora untuk kembali ke jalur kemenangan.
PERSIB U18 Akhiri Tiga Laga Tanpa Kemenangan
Sebelum menghadapi Arema FC, PERSIB U18 tercatat telah melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan. Kemenangan terakhir Maung Ngora diraih saat menundukkan Persijap Jepara dengan skor 2-1 pada 25 Oktober 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bermain di kandang sendiri, PERSIB U18 tidak langsung mendapatkan gol. Pertahanan Arema FC mampu membuat para pemain Maung Ngora kesulitan menciptakan peluang yang berujung gol.
Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-85. Pemain Arema FC, Naufal Rasydan Ahnaf, mencetak gol bunuh diri yang membuat PERSIB U18 unggul 1-0.
Keunggulan tersebut kemudian dilengkapi oleh Razlya Putra Setiawan. Ia mencetak gol pada menit 90+2 sekaligus memastikan kemenangan PERSIB U18 dengan skor 2-0.
Dinan Gantikan Tito Agung Setiawan
Pada pertandingan tersebut, PERSIB U18 didampingi asisten pelatih Dinan Muhsin Alghani. Ia menggantikan pelatih kepala Tito Agung Setiawan yang tengah menjalankan tugas bersama tim sepakbola putra Kota Bandung dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Dinan mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap menunjukkan semangat dan kerja keras dalam pertandingan yang berlangsung tidak mudah. Menurut dia, kesabaran serta upaya kolektif menjadi kunci PERSIB U18 dalam membongkar pertahanan lawan.
“Alhamdulillah, kemenangan ini hasil kerja keras anak-anak. Pertandingan sebenarnya cukup alot tapi kami akhirnya berhasil membongkar pertahanan lawan jadi saya apresiasi kinerja anak-anak. Luar biasa,” kata Dinan.
Pernyataan tersebut menggambarkan proses yang dijalani PERSIB U18 sebelum mampu mencetak gol. Tim Maung Ngora harus menunggu hingga menit ke-85 untuk membuka keunggulan, sebelum memastikan kemenangan lewat gol kedua pada masa tambahan waktu.
Kemenangan PERSIB U18 untuk Ayah Dinan
Di balik kemenangan atas Arema FC, terdapat makna personal bagi Dinan. Ia merupakan putra Dadang Sastrapraja, seorang pengurus PSSI Kota Bandung dan PS Bina Pakuan yang beberapa waktu lalu meninggal dunia.
Dalam suasana duka tersebut, Dinan menjadikan kemenangan PERSIB U18 sebagai persembahan khusus sekaligus ungkapan cinta dan doa untuk almarhum ayahnya. Pertandingan itu juga memiliki kenangan tersendiri karena berdekatan dengan hari ulang tahun sang ayah.
Dinan mengatakan, hari ulang tahun ayahnya jatuh tiga hari sebelum sang ayah meninggal. Karena itu, kemenangan atas Arema FC menjadi momen yang sangat berarti baginya.
“Iya, kemenangan ini tentu juga menjadi kado di hari ulang tahun ayah yang jatuh pada 3 hari sebelum ayah meninggal. Jadi, ini momen yang sangat spesial buat saya kenang. Saya persembahkan kemenangan ini dan doa untuk ayah,” ungkapnya.
Dengan kemenangan tersebut, PERSIB U18 tidak hanya mengakhiri catatan tiga pertandingan tanpa kemenangan, tetapi juga menutup laga dengan arti khusus bagi Dinan. Maung Ngora meraih hasil positif melalui perjuangan hingga akhir pertandingan dan dua gol yang tercipta pada fase penutup laga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















