Headline.co.id, Batang ~ Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menambah cabang orasi kebangsaan pada penyelenggaraan tahun kedua, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila itu diikuti 64 perwakilan sekolah, meningkat dari 55 perwakilan SMP negeri dan swasta pada tahun sebelumnya. Perlombaan tersebut digelar di Aula SMK Negeri 1 Kandeman untuk memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus melatih kemampuan menyampaikan gagasan di depan publik.
Penambahan cabang orasi kebangsaan menjadi salah satu upaya panitia memperluas ruang bagi pelajar untuk menyuarakan patriotisme. Selain menguji pemahaman mengenai UUD 45, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila melalui LCC 4 Pilar, kegiatan itu mengangkat tema meneladani semangat pahlawan untuk membentuk generasi muda berkarakter dan mencintai tanah air.
Peserta LCC 4 Pilar Batang Meningkat
Ketua panitia LCC 4 Pilar, M Doni Afifudin Febrian, mengatakan antusiasme peserta meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Menurut dia, kehadiran cabang orasi kebangsaan turut membuat perlombaan lebih semarak sekaligus mendorong bertambahnya jumlah peserta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Alhamdulillah tahun kedua ini ada 64 perwakilan sekolah, meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Dengan hadirnya cabang lomba orasi kebangsaan itu, justru menambah semarak perlombaan, dengan bertambahnya jumlah peserta,” kata Doni saat ditemui di Aula SMK Negeri 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (7/11/2026).
Doni menyebut panitia bersama Asosiasi Guru Pendidikan Pancasila Indonesia (AGPPI) Jawa Tengah sedang mengupayakan agar LCC dapat dikembangkan hingga tingkat provinsi. Target tersebut disiapkan dengan melihat antusiasme peserta yang terus muncul dari tahun ke tahun.
Ia mengatakan penyelenggaraan LCC telah dilakukan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Daerah yang disebut lain Kabupaten Temanggung, Banyumas, Magelang, Pekalongan, Kota Salatiga, dan Pekalongan.
“Dari 35 kabupaten/kota se-Jateng belum merata, namun kami sedang berupaya untuk beraudiensi bersama Pak Gubernur, supaya 2027 mendatang bisa LCC bisa digelar di tingkat Jawa Tengah,” ungkapnya.
Orasi Kebangsaan Latih Keberanian Pelajar
Salah satu peserta, Sayidah Kamila Yumna dari SMP Negeri 1 Gringsing, mengikuti lomba orasi karena tertarik mengembangkan kemampuan berkomunikasi di hadapan publik. Sebelum tampil, ia memperoleh pendampingan khusus dari guru agar materi yang disampaikan sesuai dengan tema perlombaan.
Sayidah mengaku sempat merasa gugup ketika berorasi di hadapan juri. Namun, ia tetap berusaha menyampaikan materi dengan penuh semangat karena tema perlombaan berkaitan dengan kepahlawanan dan kejujuran.
“Alhamdulillah lancar, walaupun sempat sedikit grogi, wajarlah karena berorasi di hadapan juri. Tadi memang menggebu-gebu banget karena harus semangat sesuai temanya kepahlawanan dan menjunjung kejujuran di masa sekarang yang tantangannya sangat berat,” tuturnya.
Bagi Sayidah, pesan dalam orasi tidak seharusnya berhenti setelah perlombaan selesai. Ia berencana tetap menyuarakan materi tersebut melalui media sosial agar dapat menjangkau lebih banyak orang.
“Sekarang ini kan semua sudah bisa dinikmati di dunia maya, jadi sangat disayangkan kalau orasi saya cuma berhenti di sebuah perlombaan,” tegasnya.
Wakil Bupati Dorong LCC Jadi Agenda Tahunan
Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi pelaksanaan LCC 4 Pilar dan Orasi Kebangsaan. Menurut dia, kedua kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada generasi muda Batang untuk menyampaikan ide dan gagasan mengenai bangsa.
Suyono berharap LCC 4 Pilar dan orasi kebangsaan dapat dijadikan agenda tahunan. Dengan demikian, pembentukan nilai dan karakter kebangsaan di kalangan pelajar dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Zaman sekarang serba canggih, yang justru kemudahan mengakses informasi itu menjadikan mereka kurang memahami cara bernegara dengan baik. Orasi kebangsaan juga sangat berdampak positif karena melatih mental anak untuk menyuarakan gagasannya tentang bangsa ini di hadapan teman-temannya,” ujar dia.
Pelaksanaan LCC 4 Pilar dan orasi kebangsaan di Batang tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemenang lomba. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman pelajar terhadap empat pilar kebangsaan serta melatih keberanian, kemampuan komunikasi, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















