Headline.co.id ~ Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyiapkan 32 calon peserta pelatihan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Program tersebut dijalankan bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Babel sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas Kapolri di bidang pemberdayaan masyarakat. Pendataan peserta dilakukan untuk menghubungkan calon tenaga kerja dengan pelatihan yang sesuai, termasuk kejuruan kelistrikan dan teknik pendingin ruangan atau AC. Langkah ini diharapkan membantu menekan pengangguran sekaligus mendorong terciptanya ruang publik yang aman, damai, dan produktif melalui pemberdayaan ekonomi.
Rombongan Polda Babel dipimpin Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Babel Komisaris Besar Polisi Efrannedy dan disambut Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD BLK Babel Muhammad Entar Genang. Pertemuan tersebut membahas pendataan calon peserta serta penyelarasan kebutuhan pelatihan dengan program yang tersedia di UPTD BLK Babel.
Program Poliran Polda Babel Data Calon Peserta
Dalam pelaksanaan program Poliran, Polda Babel melakukan pendataan calon peserta pelatihan. Data yang dihimpun mencakup nama, riwayat pendidikan, potensi keahlian, hingga domisili peserta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Efrannedy, pendataan menjadi bagian penting untuk memastikan peserta memperoleh pelatihan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Polda Babel juga berkoordinasi dengan UPTD BLK terkait ketersediaan kejuruan pelatihan serta kesiapan penyaluran peserta yang telah tersertifikasi.
“Kami terus berkoordinasi secara erat dengan pihak UPTD BLK terkait ketersediaan kejuruan pelatihan serta kesiapan penyaluran para peserta yang telah tersertifikasi ke dunia industri maupun sektor UMKM. Langkah ini penting agar pelatihan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujar Efrannedy.
Hasil pendataan awal yang diselaraskan dengan program UPTD BLK Babel mencatat 32 calon peserta telah terdata dan siap mengikuti pelatihan. Jumlah tersebut terbagi rata ke dalam dua kejuruan.
Sebanyak 16 peserta akan mengikuti pelatihan kejuruan kelistrikan. Sementara itu, 16 peserta lainnya disiapkan untuk mengikuti pelatihan teknik AC.
Pelatihan Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja
Kerja sama Polda Babel dan UPTD BLK tidak hanya berfokus pada pendaftaran peserta. Koordinasi juga diarahkan pada kesiapan penyaluran peserta setelah menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikasi.
Penyaluran tersebut ditujukan ke dunia industri maupun sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, program Poliran diarahkan agar pelatihan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan peluang kerja dan kebutuhan pasar.
Poliran merupakan program berkelanjutan Polda Babel di bidang pemberdayaan masyarakat. Melalui program itu, kepolisian terlibat dalam pendataan calon peserta dan membangun koordinasi dengan lembaga pelatihan kerja.
Kolaborasi untuk Menekan Pengangguran di Babel
Polda Babel berharap sinergi Polri, BLK, dan masyarakat semakin kuat melalui pelaksanaan program Poliran. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk membantu menekan angka pengangguran di Bangka Belitung melalui peningkatan keterampilan dan sertifikasi peserta.
Selain berdampak pada aspek ketenagakerjaan, program tersebut diposisikan sebagai strategi preventif Polri. Pemberdayaan ekonomi dinilai dapat mendukung terciptanya ruang publik yang aman, damai, dan produktif.
Dengan pendataan yang mencakup latar belakang pendidikan, potensi keahlian, dan domisili, Polda Babel berupaya menyelaraskan calon peserta dengan kejuruan yang tersedia di UPTD BLK Babel. Pada tahap awal, kejuruan yang dipilih adalah kelistrikan dan teknik AC dengan total 32 peserta.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















