Headline.co.id, Gorontalo ~ Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo Reflin Buata menyatakan nilai-nilai Sumpah Pemuda menjadi pijakan pelayanan kemanusiaan dan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan setelah Reflin mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda di Halaman Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (28/10/2026). Dinsosdukcapil Gorontalo menilai semangat tersebut perlu diwujudkan melalui pelayanan yang gigih, patriotik, berempati, inklusif, dan humanis. Implementasinya dilakukan melalui pelayanan administrasi kependudukan serta penyaluran bantuan sosial hingga ke wilayah terpencil.
Nilai Sumpah Pemuda dalam Pelayanan Dinsosdukcapil
Reflin mengatakan nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak semestinya berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurut dia, nilai tersebut harus menjadi dasar bagi jajaran Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semangat gigih ditunjukkan melalui aksi nyata dalam melayani masyarakat tanpa kenal lelah, termasuk program jemput bola adminduk dan penyaluran bantuan sosial hingga ke wilayah terpencil,” kata Reflin Buata seusai mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program jemput bola administrasi kependudukan menjadi salah satu bentuk pelayanan yang disebut Reflin sebagai wujud semangat gigih. Selain itu, penyaluran bantuan sosial ke wilayah terpencil menunjukkan upaya pelayanan yang menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Pelayanan untuk Kelompok Rentan
Reflin menjelaskan, semangat patriotik diwujudkan melalui pengabdian untuk menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap aspek tugas birokrasi. Nilai tersebut, kata dia, menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan di lingkungan Dinsosdukcapil Gorontalo.
Selain kegigihan dan patriotisme, empati menjadi nilai penting dalam pelayanan. Jajaran Dinsosdukcapil Gorontalo menerapkannya melalui pendampingan terhadap kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan perlindungan sosial.
Kelompok yang disebut meliputi lansia, penyandang disabilitas, serta anak-anak yang membutuhkan perlindungan sosial secara khusus. Pendampingan terhadap kelompok tersebut menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan yang ingin diperkuat Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo.
“Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi energi positif bagi seluruh aparat, khususnya kaum perempuan, untuk hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang inklusif, humanis, dan berdampak,” tegas Gravina Samu, salah satu perwakilan Dinsosdukcapil Gorontalo.
Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, jajaran Dinsosdukcapil Gorontalo kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Komitmen itu diusung melalui nilai gigih dan patriotik dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo menyatakan sinergi dan keteguhan sikap diperlukan untuk mendorong perubahan dalam pembangunan daerah. Dengan menjadikan nilai Sumpah Pemuda sebagai dasar pelayanan, jajaran Dinsosdukcapil Gorontalo optimistis dapat mendorong akselerasi menuju Indonesia Lebih Maju.
Pelayanan administrasi kependudukan, penyaluran bantuan sosial, serta pendampingan kelompok rentan menjadi bentuk kontribusi yang ditekankan dalam momentum tersebut. Seluruhnya diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat Gorontalo.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















