Headline.co.id, Malang ~ Arema FC menggelar festival sepak bola usia dini Singo Play On Grassroot Football Arema FC di Lapangan Luar Stadion Gajayana, Kota Malang. Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak usia di bawah 12 tahun (U-12) dan diikuti 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) pilihan se-Malang Raya. Festival tersebut digelar secara gratis melalui kerja sama Arema FC, Polresta Malang Kota, dan Pemerintah Kota Malang. Selain menjadi ajang pertandingan, kegiatan ini dirancang sebagai pilot project yang memadukan sepak bola usia dini, sport tourism, hiburan, serta aktivitas ekonomi kreatif.
Singo Play On Grassroot Football Arema FC dipusatkan di Lapangan Luar Stadion Gajayana. Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati para pemain U-12, orang tua, dan pendamping yang datang untuk mengikuti sekaligus menyaksikan pertandingan.
Festival ini tidak hanya menghadirkan kompetisi sepak bola. Penyelenggara juga menyediakan bazar UMKM, booth Arema FC Store, kegiatan otomotif, kompetisi e-sport, olahraga orado, serta panggung musik yang diisi band-band lokal bertema ikonik Arema.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Diikuti 20 SSB dan Digelar Gratis
Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, memberikan sambutan saat pembukaan festival. Ia didampingi Manager Event Bram Hadi Sulthon, Head of Arema FC Academy Riyan Meidi Wijaya, serta Head of Public Relation Arema FC Munif B. Wakid.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno, S.H., S.I.K., M.H. bersama jajarannya juga hadir langsung di lokasi. Kehadiran tersebut berlangsung ketika pertandingan antarpeserta sedang berjalan dan memberikan motivasi bagi para pemain muda.
Arema FC menyebut festival ini sengaja dibuat tanpa biaya bagi seluruh SSB yang berpartisipasi. Skema tersebut ditujukan untuk membuka kesempatan bagi talenta muda di Malang Raya agar dapat menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
Dengan melibatkan 20 SSB, Singo Play On Grassroot Football Arema FC menjadi ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman bertanding. Di sisi lain, kehadiran para orang tua dan pendamping membuat kegiatan tersebut turut menghidupkan area bazar di sekitar lapangan.
Arema FC Uji Konsep Sport Tourism
Sudarmaji mengatakan, festival tersebut disiapkan sebagai wadah hiburan dan edukasi modern bagi masyarakat Malang Raya. Menurut dia, kegiatan itu menjadi upaya membangun ekosistem baru melalui perpaduan olahraga, UMKM, musik, dan berbagai aktivitas lain.
“Kami ingin menciptakan ekosistem baru. Event sehari ini menjadi pilot project kami dalam menggabungkan olahraga smart dengan UMKM dab musik. Di sini ada olahraga orado yang sedang trend, otomotif, kompetisi e-sport, grassroot festival, bazar UMKM, hingga panggung musik yang diisi oleh band-band lokal bertema ikonik Arema,” ujar Sudarmaji.
Konsep tersebut membuat festival tidak hanya berfokus pada pertandingan sepak bola U-12. Pengunjung juga dapat menikmati sejumlah kegiatan pendukung yang ditempatkan dalam satu rangkaian acara di Lapangan Luar Stadion Gajayana.
Sudarmaji menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dan pemerintah daerah atas dukungan terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai kolaborasi itu menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Malang.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolresta Malang Kota dan Wali Kota Malang yang telah men-support kerja sama sinergi ini. Ini adalah contoh nyata dari pengembangan sport tourism di Malang. Harapan kami ke depan, event kolaboratif seperti ini bisa digelar secara reguler,” imbuhnya.
Bazar UMKM dan Produk Lokal Ramaikan Festival
Antusiasme tidak hanya terlihat dari para pemain yang mengikuti pertandingan. Ratusan orang tua dan pendamping turut memadati area festival sejak pagi hari.
Sembari mendampingi anak-anak bertanding, para pengunjung dapat berbelanja di area bazar UMKM. Arema FC Store juga hadir dengan menyediakan produk original klub, sementara sejumlah piala dan trofi prestasi Singo Edan turut dipamerkan di lokasi.
Bazar tersebut menawarkan aneka kuliner serta produk UMKM kreatif di bidang clothing. Para pendamping dan pencinta Arema memanfaatkan kegiatan itu untuk mencari kaus, atribut suporter, serta pakaian lokal khas Malang.
Melalui Singo Play On Grassroot Football Arema FC, penyelenggara memadukan pembinaan sepak bola usia dini dengan hiburan digital dan aktivitas ekonomi kreatif. Kolaborasi Arema FC, Polresta Malang Kota, dan Pemerintah Kota Malang itu juga diarahkan menjadi contoh penyelenggaraan event olahraga yang menggabungkan sport tourism dan smart event.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















![[Siaran Pers] Bicara Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-bicara-digital-leadership-meutya-hafid-saatnya-anak-muda-menentukan-arah-pemanfaatan-ai.jpg)




