Headline.co.id ~ Bangka Belitung. Polda Kepulauan Bangka Belitung menggelar sosialisasi bahaya judi daring dan penipuan digital kepada ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang dipimpin Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol. Agus Sugiyarso, S.I.K., M.H. itu berlangsung di kampus IAIN SAS Babel. Edukasi tersebut dilakukan untuk melindungi generasi muda dari ancaman kejahatan siber sekaligus mendorong mahasiswa berperan sebagai agen perubahan. Dalam kegiatan itu, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai modus kejahatan siber dan cara lebih aman beraktivitas di ruang digital.
Polda Babel mengajak mahasiswa tidak hanya menjadi pendengar dalam sosialisasi tersebut. Mereka didorong ikut membangun lingkungan kampus yang menolak judi online dan penipuan digital, serta membentengi masyarakat dari kejahatan siber yang dinilai kian meresahkan.
Polda Babel Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan
Agus Sugiyarso menyampaikan mahasiswa memiliki posisi penting dalam menyebarkan kesadaran mengenai bahaya judi daring dan penipuan digital. Menurut dia, kalangan mahasiswa sebagai kaum intelektual memiliki kekuatan moral yang dapat digunakan untuk menggerakkan perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Mahasiswa sebagai kaum intelektual memiliki kekuatan moral yang besar. Mari kita jadikan lingkungan kampus sebagai zona bebas judi online dan kejahatan siber dengan menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujar Agus di hadapan mahasiswa IAIN SAS Babel.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian melalui edukasi dan literasi digital. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali ancaman di ruang siber, tidak mudah terpengaruh tawaran yang mencurigakan, serta ikut menciptakan ruang digital yang bersih dan produktif.
Modus Judi Daring dan Penipuan Digital
Dalam pemaparannya, Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan sejumlah modus operandi yang kerap digunakan pelaku kejahatan siber. Modus itu lain iming-iming kemenangan instan melalui permainan judi slot, penggunaan tautan palsu atau phishing, serta penipuan yang mengatasnamakan investasi digital.
Selain itu, mahasiswa diingatkan terhadap penipuan berkedok lowongan kerja fiktif. Modus-modus tersebut dapat menyasar pengguna ruang digital melalui berbagai aktivitas, termasuk penggunaan ponsel, media sosial, maupun transaksi keuangan digital.
Pemahaman terhadap modus penipuan dinilai penting agar mahasiswa dapat lebih cermat sebelum membuka tautan, merespons informasi, atau melakukan transaksi. Edukasi itu juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran hukum dan kemampuan literasi digital mahasiswa.
Mahasiswa Diimbau Terapkan Prinsip Cek Informasi
Sebagai panduan dalam beraktivitas di ruang digital, mahasiswa diimbau menerapkan prinsip “Cek sumber, cek tujuan, baru bertindak”. Prinsip tersebut digunakan untuk membentuk kebiasaan yang lebih aman ketika menerima informasi, menggunakan media sosial, dan melakukan transaksi digital.
Dengan mengecek sumber, pengguna diharapkan tidak langsung mempercayai informasi yang diterima. Pemeriksaan terhadap tujuan tautan atau pesan juga diperlukan sebelum seseorang mengambil tindakan yang dapat menimbulkan kerugian.
Penerapan prinsip tersebut diharapkan membantu mahasiswa lebih tangguh menghadapi disinformasi dan berbagai bentuk penipuan digital. Mahasiswa juga diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitar.
Polisi Tegaskan Penindakan Tanpa Pandang Bulu
Selain mengedepankan pencegahan melalui sosialisasi, Polda Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk menindak pelaku tindak pidana perjudian online dan penipuan digital. Kepolisian memastikan penindakan dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai.
Sinergi kepolisian dan dunia akademik diharapkan melahirkan generasi muda yang cerdas secara digital. Kolaborasi tersebut juga ditujukan untuk memperkuat peran mahasiswa dalam menolak judi daring, mengenali penipuan digital, dan menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kejahatan siber.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















