190 Ponsel Disita, Putra Siregar Pemilik PS Store Jadi Tersangka Penjualan Barang Ilegal

  • Whatsapp
Putra SIregar bersama denga Rafi Ahmad
Putra SIregar bersama denga Rafi Ahmad. (youtube/Rans Entertainment)

Headline.co.id (Jakarta) ~ Putra Siregar pemilik toko ponsel PS Store di Kramat Jati, Jakarta Timur, ini dijadikan tersangka karena kedapatan menjual barang ilegal. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Ricky M Hanafie.

baca juga: Berprestasi, Tim Tembak Polda DIY Berjaya di Kapolri Cup 2020

Ricky menuturkan bahwa Putra Siregar tersebut memperdagangkan barang-barang illegal. “jadi arahnya ke sana. Tersangka itu,” ungkapnya dikutip dari Tribun News Bangka.

Menurut Ricky, pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak tahun 2017. Penyelidikan dimulai berdasarkan laporan masyarakat terkait kegiatan penjualan barang illegal.

Setelah memiliki bukti, lanjut Ricky, took milik Putra Siregar tersebut dilakukan pengeledahan dan pihaknya menyita 190 ponsel yang diuga illegal.

baca juga: Mulai 30 Juli 2020, KAI dan Rajawali Nusindo, Hadirkan Layanan Rapid Test di Stasiun Purwokerto

Meski demikian, Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta engan memberi tau dari masa asal barang-barang illegal tersebut.

“Barang-barang ilegal itu kan dia yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan dokumen kepabeanannya,” tutur Ricky.

Pada tahun 2019 pihaknya melakukan penyerahan tahap I kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Kemudian, penyerahan kedua diserahkan pada Senin (27/7/2020) ke Kejaksaan Negeri.

Dikutip dari Tribun News Bangka, bahwa barang bukti yang diserahkan berupa 190 ponsel bekas dan uang hasil penjualan sebesar Rp 61.300.000.

baca juga: KAI Operasikan KA Mutiara Selatan pada 30 Juli dan 2 Agustus 2020

Selain itu, beberapa aset lain milik Putra Siregar juga disita.

Akan diperhitungkan sebagai jaminan pidana denda dalam rangka pemulihan uang negara (Dhanapala Recovery) yang terdiri dari uang tunai senilai Rp 500.000.000, rumah senilai Rp 1,15 miliar, dan rekening bank senilai Rp 50.000.000,” seperti dikutip akun Instagram tersebut.

baca juga: Temui Kapolda DIY, PT LIB Sampaikan Rencana Lanjutan Kompetisi Liga 1

Sementara, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kasipidus Kejari) Jakarta Timur Milono mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan berkas perkara agar bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk disidangkan.

“Kami sudah mempersiapkan proses pelimpahan berkas ke pengadilan untuk segera melaksanakan acara persidangan terhadap tersangka PS ini,” kata Milono saat dikonfirmasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *