Headline.co.id, Pacitan ~ Jawa Timur – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 934/Satria Buwana Yudha (SBY) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan Sjafrie memberikan pengarahan kepada ratusan prajurit mengenai pentingnya menjaga nilai sejarah Pacitan, membangun kebersamaan, serta mengabdikan diri kepada masyarakat.
Kunjungan Menhan Sjafrie ke Yonif TP 934/SBY dilakukan untuk melihat kesiapan satuan, termasuk kondisi pangkalan dan progres pembangunan kesatrian. Selain memiliki kemampuan tempur dasar, prajurit satuan tersebut dituntut siap mendampingi pemerintah daerah dan membantu masyarakat melalui kompi fungsional pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi.
Menhan Sjafrie Ingatkan Sejarah Perjuangan di Pacitan
Rangkaian kunjungan kerja diawali dengan pertemuan silaturahmi dan makan siang bersama Wakil Bupati Pacitan Gagarin serta seluruh prajurit Yonif TP 934/SBY. Setelah itu, Menhan Sjafrie menyampaikan pengarahan langsung di hadapan ratusan prajurit.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam pengarahan tersebut, Menhan Sjafrie mengingatkan bahwa Pacitan memiliki nilai sejarah yang penting bagi prajurit TNI. Wilayah itu menjadi salah satu rute perjuangan gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Pacitan ini adalah wilayah yang sangat bersejarah. Di sinilah melintas rute perjuangan gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Selain itu, Pacitan juga merupakan tanah kelahiran Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono. Kalian harus bangga dan wajib menjaga nilai-nilai sejarah kejuangan tersebut dengan mengabdikan diri sebaik-baiknya kepada rakyat!” tegas Menhan Sjafrie.
Pesan tersebut disampaikan Menhan agar para prajurit Yonif TP 934/SBY memahami posisi satuan mereka di wilayah yang memiliki latar belakang sejarah perjuangan dan keterkaitan dengan tokoh nasional.
Yonif TP 934 Dituntut Kuasai Kemampuan Tempur
Selain menekankan nilai sejarah, Menhan Sjafrie meminta prajurit membangun jiwa korsa, persatuan, dan kebersamaan di lingkungan kesatrian. Kebersamaan itu harus dijaga tanpa membeda-bedakan suku maupun agama.
Sebagai satuan baru Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, Yonif TP 934/SBY memiliki dua kualifikasi utama. Prajurit dituntut menguasai kemampuan tempur dasar, lain menembak, bela diri, dan patroli.
Di sisi lain, satuan tersebut juga harus mampu menjalankan fungsi pendampingan terhadap Pemerintah Daerah serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar wilayah tugas. Peran itu dijalankan melalui kompi fungsional yang mencakup bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi.
Menhan Sjafrie menegaskan, kehadiran batalyon harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Pacitan. Ia meminta prajurit menjaga hubungan dengan warga sekaligus mempertahankan kehormatan satuan.
Pesan Menhan untuk Prajurit Yonif TP 934
“Kalian adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Pacitan. Jaga nama baik para pendahulu perjuangan, jaga nama baik rakyat Pacitan, dan jaga kehormatan kesatuanmu! Balaslah jasa rakyat yang telah membiayai seluruh fasilitas dan perlengkapanmu dengan memberikan rasa aman dan nyaman atas kehadiran Batalyon ini,” pesan Menhan.
Setelah memberikan pengarahan, Menhan RI menerima paparan satuan dari Komandan Batalyon (Danyonif) TP 934/SBY. Paparan tersebut membahas kesiapan pangkalan serta progres pembangunan kesatrian.
Kunjungan kerja Menhan Sjafrie Sjamsoeddin turut didampingi sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan dan TNI AD. Mereka terdiri atas Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Wakil Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Wairjenad), serta Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya.
(Biro Infohan Setjen Kemhan)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria Minta Balmon SFRID Awasi Kualitas Infrastruktur Digital hingga ke Lapangan](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-wamen-nezar-patria-minta-balmon-sfrid-awasi-kualitas-infrastruktur-digital-hingga-ke-lapangan.png)















