Headline.co.id, Sergai ~ Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya menyampaikan lima aspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam kepada anggota Komisi VIII DPR RI Ashari Tambunan. Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan reses bertema Program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sergai, Sei Rampah, Selasa (27/10/2026). Usulan itu mencakup pembangunan sarana prasarana, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan kelembagaan pesantren. Darma berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat layanan pendidikan madrasah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan di daerah.
Lima Aspirasi Pendidikan Islam di Sergai
Dalam pertemuan tersebut, Darma menyampaikan kebutuhan pendidikan Islam di Sergai yang dinilai perlu mendapat dukungan melalui program pemerintah sesuai kewenangan, ketersediaan anggaran, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lima aspirasi itu meliputi pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan Islam; peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru serta tenaga kependidikan; penguatan bantuan operasional dan mutu pembelajaran; penguatan kelembagaan, keterampilan santri, dan fasilitas pendukung pesantren; serta peningkatan sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sergai, Kementerian Agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Darma, pemenuhan kebutuhan tersebut penting untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan Islam di daerah. Ia juga berharap aspirasi yang disampaikan dalam agenda reses itu dapat ditindaklanjuti melalui langkah dan program yang sesuai.
“Kita ingin melahirkan generasi Sergai yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, mencintai sesama, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman,” ujar Darma.
Dorong Komunikasi Pemerintah Pusat dan Daerah
Darma menyebut kegiatan reses menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Komunikasi tersebut diharapkan dapat mendorong langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan Islam.
Aspirasi yang diajukan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Pemerintah Kabupaten Sergai juga menyoroti aspek kesejahteraan serta kompetensi guru dan tenaga kependidikan, bantuan operasional, kualitas pembelajaran, dan penguatan keterampilan santri.
Selain itu, dukungan terhadap pesantren menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan. Penguatan kelembagaan, keterampilan santri, serta fasilitas pendukung pesantren dinilai termasuk dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Kabupaten Sergai.
Darma juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kementerian Agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan dapat berperan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam.
Ashari: Mutu Pendidikan Islam Perlu Perhatian Bersama
Ashari Tambunan menyambut aspirasi yang disampaikan Darma Wijaya. Anggota Komisi VIII DPR RI itu berharap peningkatan mutu pendidikan Islam mendapat perhatian bersama untuk mempersiapkan generasi mendatang.
“Kita berharap bisa membawa aspirasi untuk lebih menggiatkan dan meningkatkan mutu pendidikan Islam ini secara lebih baik dan unggul, untuk generasi ke depan nantinya,” ujar Ashari.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan Islam membutuhkan peran bersama. Menurut Ashari, pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat memiliki tanggung jawab dalam mendukung upaya tersebut.
Pertemuan dalam agenda reses itu menjadi forum penyampaian kebutuhan pendidikan Islam di Sergai sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan perwakilan pemerintah pusat. Aspirasi yang disampaikan mencakup kebutuhan madrasah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan, dengan harapan dapat ditindaklanjuti sesuai aturan dan kemampuan anggaran.
(MC Sergai)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















