Headline.co.id ~ MotoGP menyoroti lima balapan klasik Australian GP di Phillip Island yang diwarnai penalti, duel lap terakhir, keputusan kontroversial, dan persaingan ketat antarpembalap. Momen-momen tersebut terjadi pada 2003, 2004, 2013, 2015, dan 2022, ketika para pembalap berjuang meraih kemenangan di sirkuit Australia itu. Kilas balik ini dirilis menjelang MotoGP kembali ke Phillip Island, dengan sorotan pada persaingan dua poin Jorge Martin dan Marc Marquez. MotoGP menyebut kembali ke Australia sebagai kesempatan untuk menyaksikan drama balapan yang sulit diprediksi.
Phillip Island dikenal sebagai salah satu lokasi yang kerap menghadirkan kejutan, persaingan pada lap terakhir, serta drama hingga tikungan penentuan. Dalam ulasannya, MotoGP mengajak penggemar mengingat kembali sejumlah momen ikonik dari Australian GP yang dapat disaksikan secara gratis.
Penalti Valentino Rossi pada Australian GP 2003
Valentino Rossi mengawali Australian GP 2003 dari posisi pole. Balapan sempat dipimpin Marco Melandri sebelum terlibat insiden dengan Troy Bayliss. Rossi kemudian berada di posisi terdepan, tetapi jalannya balapan berubah setelah pembalap bernomor 46 itu menerima penalti 10 detik karena menyalip saat bendera kuning dikibarkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Alih-alih kehilangan kendali atas balapan, Rossi justru meningkatkan kecepatannya. Ia memperlebar jarak hingga 15,212 detik saat mencapai garis finis. Setelah penalti diperhitungkan, margin kemenangan resmi Rossi menjadi 5,212 detik atas Loris Capirossi dan Nicky Hayden.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu penampilan paling mengesankan Rossi di Phillip Island. Penalti yang diterimanya tidak menghalangi pembalap Italia itu untuk tetap mengamankan kemenangan.
Rossi mengalahkan Gibernau dengan selisih 0,097 detik
Drama kembali tersaji pada Australian GP 2004 melalui duel Valentino Rossi dan Sete Gibernau. Keduanya langsung melaju meninggalkan rombongan sejak awal balapan setelah melakukan start yang berani.
Persaingan Rossi dan Gibernau berlangsung hingga lap terakhir. Hasil balapan ditentukan dalam perebutan menuju garis finis, ketika Rossi berhasil merebut kemenangan dengan selisih hanya 0,097 detik.
Kemenangan itu memiliki arti penting bagi Rossi. Hasil tersebut memastikan dirinya menjadi juara dunia MotoGP 2004. Gelar itu sekaligus melengkapi babak awal dari perpindahan pentingnya ke Yamaha.
Black flag Marc Marquez pada 2013
Australian GP 2013 menjadi salah satu balapan paling kontroversial di Phillip Island. Demi alasan keselamatan, balapan saat itu menerapkan kewajiban pergantian motor. Jorge Lorenzo yang start dari pole memimpin lap-lap awal.
Situasi berubah ketika para pembalap mulai masuk pit. Marc Marquez tetap berada di lintasan hingga akhir Lap 11, melewati batas waktu yang ditetapkan. Pembalap bernomor 93 itu kemudian menerima black flag dan didiskualifikasi.
Lorenzo memanfaatkan situasi tersebut untuk mengamankan kemenangan. Ia finis di depan Dani Pedrosa dan Valentino Rossi. Namun, perhatian terbesar tetap tertuju pada keputusan terhadap Marquez yang menjadi sorotan utama balapan.
Marquez menang setelah duel di Lukey Heights
Australian GP 2015 menghadirkan persaingan antarpabrikan, aksi menyalip, serta manuver berkecepatan tinggi. Marquez memulai balapan dari pole, tetapi Andrea Iannone mengambil alih posisi terdepan pada tahap awal dengan motor Ducati.
Jorge Lorenzo dan Marquez kemudian bergantian memimpin. Rossi juga terlibat dalam persaingan di barisan depan. Memasuki lap terakhir, Lorenzo berada di depan Marquez.
Marquez menyiapkan manuver penting di Lukey Heights. Ia berhasil menyalip dan merebut kemenangan, sementara Lorenzo finis di posisi kedua dan Iannone di urutan ketiga.
Alex Rins menang dalam persaingan ketat 2022
Phillip Island kembali menjadi panggung persaingan ketat pada 2022. Ketegangan meningkat karena hanya beberapa poin yang memisahkan Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo dalam klasemen dunia.
Jorge Martin memimpin lap-lap awal sebelum Quartararo terjatuh pada Lap 11. Setelah itu, Alex Rins, Bagnaia, dan Marc Marquez terlibat dalam pertarungan untuk memperebutkan kemenangan.
Rins mampu mempertahankan posisinya hingga finis. Ia memenangi Australian GP 2022, diikuti Marquez dan Bagnaia. Balapan tersebut kembali memperlihatkan karakter Phillip Island yang sarat persaingan hingga akhir.
MotoGP menyebut persaingan di Phillip Island kembali menarik perhatian karena Martin dan Marc Marquez hanya terpaut dua poin. Dengan catatan berbagai duel dan keputusan dramatis pada balapan-balapan sebelumnya, Australian GP kembali dinantikan sebagai salah satu agenda yang berpotensi menghadirkan kejutan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















