Headline.co.id ~ Persebaya U-17 meraih satu poin setelah bermain imbang 3-3 melawan Persada Aceh Barat Daya (Abdya) pada laga perdana Grup A Putaran Nasional Piala Soeratin 2026. Pertandingan yang berlangsung di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Jumat (16/10), diwarnai enam gol dan keunggulan yang silih berganti. Persebaya U-17 mencetak tiga gol melalui Sebastian Pratama, Farentino Kevin, dan Faisal Nur Rokhman. Hasil imbang itu terjadi setelah kedua tim tampil menyerang dan saling memberikan tekanan hingga pertandingan berakhir.
Persebaya U-17 dan Persada Abdya Saling Berbalas Gol
Laga pembuka Grup A tersebut berlangsung dalam tempo tinggi. Persebaya U-17 dan Persada Abdya sama-sama menunjukkan keberanian untuk membangun serangan sejak pertandingan dimulai.
Tiga gol Persebaya U-17 masing-masing dicetak oleh Sebastian Pratama, Farentino Kevin, dan Faisal Nur Rokhman. Setelah mencetak gol, Green Force Muda berusaha menjaga momentum di tengah tekanan yang diberikan Persada Abdya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Namun, Persada Abdya tidak mengendurkan permainan. Tim asal Aceh Barat Daya itu terus memberikan perlawanan untuk mengimbangi permainan Persebaya U-17. Saling berbalas gol membuat pertandingan berlangsung ketat dan menegangkan hingga menit-menit akhir.
Persebaya U-17 masih berupaya mencari celah untuk mengamankan kemenangan. Akan tetapi, Persada Abdya mampu memberikan perlawanan sepadan sehingga skor 3-3 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.
Dengan hasil tersebut, Persebaya U-17 mengawali kiprahnya pada Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 dengan raihan satu poin.
Yongki Kastanya Apresiasi Perjuangan Pemain
Pelatih Persebaya U-17, Yongki Kastanya, mengapresiasi semangat juang anak asuhnya dalam pertandingan tersebut. Menurut dia, para pemain telah berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam laga pembuka yang berlangsung ketat.
“Pertama, saya mengapresiasi kerja keras dan semangat juang seluruh pemain. Mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik sepanjang pertandingan. Memang hasilnya belum sesuai dengan target yang kami harapkan, tetapi ini menjadi bagian dari proses yang harus kami jalani,” ujar Coach Yongki.
Meski mengapresiasi perjuangan para pemain, Yongki menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Hasil imbang tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Green Force Muda untuk menjaga konsistensi permainan dan meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Evaluasi itu diperlukan karena Persebaya U-17 belum berhasil mengamankan kemenangan meski mampu mencetak tiga gol. Tim juga harus menjaga momentum permainan ketika berada di bawah tekanan lawan.
Pelatih Ingatkan Pentingnya Konsentrasi
Yongki menilai persaingan pada Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 menghadirkan tantangan tersendiri. Setiap tim disebut memiliki kualitas dan motivasi tinggi untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen tersebut.
Karena itu, konsentrasi, kedisiplinan, dan kemampuan menjaga fokus sepanjang pertandingan menjadi aspek yang harus dimiliki para pemain Persebaya U-17. Menurut Yongki, kesalahan kecil dapat dimanfaatkan oleh lawan.
“Di putaran nasional ini, semua tim memiliki kualitas yang bagus dan motivasi tinggi. Kami tidak boleh kehilangan konsentrasi sedikit pun karena setiap kesalahan bisa dimanfaatkan lawan. Anak-anak harus tetap fokus, disiplin, dan menjaga semangat sampai pertandingan selesai,” jelasnya.
Hasil imbang melawan Persada Abdya menjadi modal evaluasi bagi Persebaya U-17 sebelum menjalani pertandingan berikutnya di Grup A. Green Force Muda dijadwalkan menghadapi Lahat FC pada Minggu (18/10).
Setelah itu, Persebaya U-17 akan menutup rangkaian pertandingan fase grup dengan melawan Waamanat Bhintuka FC pada Selasa (20/10).
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















