Headline.co.id ~ Pinrang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang mulai menyosialisasikan bahaya kabut asap dan membagikan masker kepada masyarakat pada Kamis (15/10). Kegiatan ini menyasar masyarakat, khususnya pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan, sebagai upaya mengurangi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan di Kabupaten Pinrang setelah kualitas udara mulai menurun dan berada pada tingkat tidak sehat.
Sosialisasi dan pembagian masker itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Pinrang tertanggal 14 Oktober 2026 tentang Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Dampak Kabut Asap di Kabupaten Pinrang. Melalui kegiatan tersebut, BPBD Pinrang mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kesehatan akibat paparan partikel kabut asap.
BPBD Pinrang Imbau Warga Gunakan Masker
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pinrang Rhomy M. Manule menyampaikan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat ketika beraktivitas di luar ruangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Masker dibagikan terutama kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengguna jalan. Langkah ini ditujukan untuk membantu mengurangi paparan partikel kabut asap yang muncul akibat Karhutla.
Kondisi udara yang mulai menurun dan berada pada tingkat tidak sehat, menurut BPBD Kabupaten Pinrang, perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi tersebut dan memperhatikan informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara.
Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya perlindungan diri selama kualitas udara terdampak kabut asap.
Sosialisasi Kabut Asap Berpedoman pada Surat Edaran
Surat Edaran Bupati Pinrang yang diterbitkan pada 14 Oktober 2026 menjadi dasar tindak lanjut kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap di wilayah tersebut.
Sehari setelah surat edaran itu diterbitkan, BPBD Kabupaten Pinrang memulai sosialisasi kepada masyarakat. Selain menyampaikan bahaya kabut asap, BPBD juga membagikan masker sebagai perlindungan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Sosialisasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara menurun. Masyarakat juga diharapkan memahami risiko kabut asap serta menerapkan langkah pencegahan sejak dini.
Masyarakat Diminta Ikut Cegah Dampak Karhutla
Upaya BPBD Kabupaten Pinrang tidak hanya ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Sosialisasi juga diharapkan mendorong kesadaran bersama dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan.
Dengan memahami risiko kabut asap dan melakukan pencegahan, masyarakat diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk terhadap kesehatan. Langkah tersebut juga diharapkan membantu warga tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman.
BPBD Kabupaten Pinrang meminta masyarakat menindaklanjuti imbauan tersebut dengan disiplin. Warga juga diharapkan berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi kebakaran yang berpotensi memperburuk kondisi udara di Kabupaten Pinrang.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



![[Siaran Pers] Lindungi Anak dari Risiko Digital, Meutya Hafid Ajak Keluarga Bangun Kebiasaan di Luar Layar](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-lindungi-anak-dari-risiko-digital-meutya-hafid-ajak-keluarga-bangun-kebiasaan-di-luar-layar.jpeg)
![[Siaran Pers] Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-kemkomdigi-siapkan-aturan-transparansi-harga-layanan-antar-barang-dan-makanan.png)













