Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menerima kunjungan delegasi Federasi Rusia di Jakarta pada Rabu (22/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama keamanan siber dan informasi internasional, termasuk tindak lanjut Plan of Implement (PtI) Keamanan Informasi Internasional periode 2026–2029. Pembahasan dilakukan melalui pertukaran pandangan mengenai perkembangan keamanan digital global dan teknologi strategis untuk menjawab kompleksitas ancaman siber.
Delegasi Rusia dipimpin Kepala Departemen Koordinasi Inisiatif Strategis, Direktorat Kemitraan dan Kerja Sama Strategis Administrasi Presiden Federasi Rusia. Delegasi itu didampingi Duta Besar Rusia untuk Indonesia serta sejumlah perwakilan perusahaan teknologi. Di pihak Indonesia, kunjungan tersebut disambut Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN bersama jajaran direktorat terkait dan Balai Besar Sertifikasi Elektronik.
BSSN-Rusia Bahas Teknologi Keamanan Siber
Pertemuan bilateral BSSN dan Rusia membedah dinamika keamanan digital global. Kedua pihak bertukar pandangan strategis mengenai intelijen ancaman atau threat intelligence, analitik video, kriptografi kuantum, ekosistem telekomunikasi, hingga konektivitas satelit.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembahasan berbagai bidang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama keamanan siber dan informasi internasional. Pertukaran pandangan juga diarahkan untuk melihat perkembangan teknologi mutakhir Rusia yang selaras dengan kebutuhan strategis nasional Indonesia.
Sebagai tindak lanjut pertemuan, BSSN bersiap melakukan pendalaman secara komprehensif terhadap teknologi mutakhir Rusia. Pendalaman itu akan disesuaikan dengan kebutuhan strategis nasional.
Rusia Undang BSSN ke Forum di Moskow
Dalam kesempatan tersebut, delegasi Rusia menyampaikan undangan resmi kepada BSSN untuk berpartisipasi dalam 6th Russia-ASEAN Dialogue on ICT Security Related Issues. Forum itu dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026 di Moskow.
Forum internasional tersebut diproyeksikan menjadi wadah untuk berbagi pengalaman mengenai penanganan isu siber Rusia, negara-negara anggota ASEAN, dan mitra global lainnya.
Undangan itu menjadi salah satu agenda dalam kerja sama yang dibahas kedua pihak. Selain merespons undangan forum, BSSN dan Rusia menyoroti langkah lanjutan untuk mempercepat pembahasan Plan of Implement (PtI) Keamanan Informasi Internasional periode 2026–2029.
Pembahasan PtI Melibatkan Kementerian dan Lembaga
BSSN mendorong percepatan pembahasan PtI bersama kementerian dan lembaga terkait. Langkah tersebut dilakukan setelah kedua pihak membahas kebutuhan untuk memperkuat kerja sama keamanan informasi internasional dalam menghadapi perkembangan ancaman siber.
Pendalaman teknologi Rusia dan pembahasan PtI menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama yang dibicarakan dalam kunjungan delegasi Federasi Rusia ke BSSN. Keterangan tersebut disampaikan Humas BSSN dan dikutip pada 28 September 2026.
Kerja sama ini disebut menjadi manifestasi prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia dalam mengamankan ruang digital. Melalui diplomasi siber, Indonesia berupaya menjalin kerja sama internasional sekaligus merespons kompleksitas ancaman siber yang terus berkembang.
Kunjungan delegasi Rusia ke BSSN juga mempertemukan unsur pemerintah, perwakilan diplomatik, dan perusahaan teknologi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas keamanan digital secara strategis, mulai dari intelijen ancaman hingga konektivitas satelit, serta menyiapkan agenda lanjutan melalui forum Rusia-ASEAN dan PtI Keamanan Informasi Internasional 2026–2029.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















