Headline.co.id, Sumenep ~ Program Kompi Produksi di Kabupaten Sumenep memasuki tahap pematangan kesiapan lapangan untuk mengembangkan pertanian dan peternakan secara terpadu. Persiapan itu dilakukan melalui video conference pengecekan kesiapan Grand Launching Kompi Produksi di Nurani Farm Integrated Farming System, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kamis (24/9/2026). Pengecekan dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasdam V/Brawijaya Timmy Prasetya Harmianto dan diikuti Dandim 0827/Sumenep Citra Persada. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui konsep integrated farming.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan personel, kondisi lahan, dan berbagai kebutuhan pendukung telah siap sebelum pelaksanaan grand launching. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari evaluasi jajaran Kodim 0827/Sumenep terhadap sejumlah hal yang masih perlu dibenahi di lokasi program.
Kesiapan Lahan Jadi Fokus Kompi Produksi Sumenep
Dandim 0827/Sumenep Citra Persada mengatakan, pengecekan lapangan diperlukan agar seluruh unsur pendukung Kompi Produksi dapat digunakan saat program mulai dilaksanakan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kami memastikan kesiapan personel dan lahan, termasuk hal-hal yang masih perlu dibenahi. Jadi saat pelaksanaan nanti semuanya sudah siap,” ujar Citra Persada.
Selain kesiapan personel, kondisi lahan menjadi perhatian karena Kompi Produksi Sumenep dirancang untuk mengoptimalkan potensi kawasan melalui kegiatan pertanian dan peternakan. Kesiapan lahan dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai konsep yang telah disiapkan.
Di Sumenep, pengembangan Kompi Produksi dipersiapkan sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan yang produktif. Program tersebut selanjutnya diarahkan untuk mengembangkan kegiatan produksi yang dapat berlangsung secara berkelanjutan di tingkat daerah.
Pertanian dan Peternakan Dikelola Terpadu
Citra Persada menjelaskan, Kompi Produksi tidak hanya berfokus pada pemanfaatan lahan. Program ini juga mengembangkan pola produksi yang mengintegrasikan kegiatan pertanian dan peternakan dalam satu kawasan.
“Konsepnya integrated farming. Pertanian dan peternakan dikelola secara terpadu agar lahan yang tersedia bisa lebih produktif dan hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui pola integrated farming, satu kawasan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk secara berkelanjutan. Integrasi pertanian dan peternakan juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien sehingga produktivitas lahan dapat ditingkatkan.
Model tersebut diharapkan tidak hanya mengoptimalkan lahan yang tersedia, tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan. Pengelolaan kegiatan produksi secara terpadu menjadi pendekatan yang disiapkan untuk mendukung tujuan tersebut.
Evaluasi Sebelum Grand Launching
Pengecekan kesiapan Grand Launching Kompi Produksi menjadi ruang bagi jajaran Kodim 0827/Sumenep untuk mengidentifikasi kebutuhan yang masih harus diselesaikan. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan program diharapkan berjalan sesuai konsep dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Dandim 0827/Sumenep didampingi Kasdim 0827/Sumenep Suwandi, Pasi Ter Agung Muhaimin, Danramil 0827/17 Dungkek Kapten Inf Amin Jakfar, Batuud 0827/05 Lenteng Suyanto, Bati Komsos Ramil 0827/05 Lenteng Moh. Syafiuddin, Bati Ter Dim 0827/Sumenep Wawan, anggota, serta Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng.
Program Kompi Produksi selanjutnya diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lahan melalui produksi pertanian dan peternakan yang terintegrasi. Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan lahan sekaligus memperkuat produksi pangan secara berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















