Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Metro Jakarta Pusat memastikan makanan yang diproduksi SPPG Polri Rawasari 2 dan 3 aman serta layak dikonsumsi setelah menjalani pemeriksaan Food Safety pada Rabu (23/9/2026). Pemeriksaan dilakukan Seksi Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat di Jakarta Pusat sejak pukul 04.00 WIB hingga selesai untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan dan kebersihan pangan. Petugas memeriksa kondisi dapur, kebersihan sarana pengolahan, serta kondisi fisik dan organoleptik makanan. Pemeriksaan juga mencakup uji terhadap sejumlah zat kimia berbahaya untuk memastikan makanan bebas dari kontaminasi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh makanan dari SPPG Polri Rawasari 2 dan 3 dinyatakan layak dikonsumsi. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Pusat menjaga keamanan pangan di lingkungan SPPG melalui pemeriksaan fisik, organoleptik, dan kimia.
Pemeriksaan Food Safety di SPPG Rawasari
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menilai kondisi ruang dapur serta sarana yang digunakan untuk mengolah makanan. Ruang dapur SPPG dinyatakan bersih dan mudah dibersihkan. Lokasinya juga berada jauh dari tempat pembuangan sampah, memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, serta dilengkapi fasilitas pencucian peralatan dan bahan makanan menggunakan air bersih yang mengalir.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Untuk SPPG Rawasari 2, menu yang diperiksa terdiri atas nasi liwet ikan teri medan, ayam goreng terasi daun jeruk, tumis capcay, tumis tahu kecap, dan pisang. Sementara itu, menu SPPG Rawasari 3 meliputi nasi putih, ayam saus mentega, tempe kari, tumis buncis jagung, dan jeruk.
Pemeriksaan organoleptik dilakukan dengan menilai karakteristik makanan, termasuk aroma, rasa, dan warna. Dari pemeriksaan tersebut, seluruh makanan tidak menunjukkan aroma busuk maupun aroma lain di luar karakteristik makanan. Petugas juga tidak menemukan rasa yang menyimpang atau perubahan warna pada makanan.
Tidak Ditemukan Kontaminan dan Zat Kimia Berbahaya
Selain menilai kondisi makanan, petugas memeriksa kemungkinan adanya kontaminan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan jamur, serangga, maupun kotoran pada makanan yang diperiksa. Seluruh makanan juga disajikan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi bersih.
Uji kimia turut dilakukan untuk mendeteksi kandungan sianida (CN), arsenik (As), nitrit (NO₂), dan formalin (CH₂O). Hasilnya, seluruh zat kimia berbahaya tersebut dinyatakan negatif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan pemeriksaan Food Safety dilakukan untuk memastikan makanan yang diproduksi dan disajikan memenuhi aspek keamanan serta kebersihan.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan dalam kondisi aman, bersih, dan layak dikonsumsi. Dari hasil pemeriksaan organoleptik maupun kimia, seluruh makanan yang diperiksa dinyatakan layak untuk dikonsumsi,” ujar Reynold.
Pemeriksaan Dilakukan Secara Berkala
Reynold menambahkan, pemeriksaan secara berkala menjadi bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Pusat dalam menjaga standar keamanan pangan di lingkungan SPPG. Langkah tersebut dilakukan dengan memeriksa aspek kebersihan dapur, sarana pengolahan, kondisi makanan, serta kandungan zat kimia berbahaya.
Berdasarkan hasil uji kimia serta pemeriksaan fisik dan organoleptik, makanan dari SPPG Polri Rawasari 2 dan 3 dinyatakan aman dan layak dikonsumsi. Pemeriksaan Food Safety dilakukan petugas Seksi Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat, yakni Bripda Eksel dan Via. Kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















