Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Pengaturan ini dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah kegiatan masyarakat dan penyampaian pendapat, terutama di kawasan Sudirman–Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI. Sebanyak 1.550 personel lalu lintas disiapkan untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat. Pengalihan arus akan diberlakukan sesuai kondisi lalu lintas, jumlah massa, dan perkembangan situasi di lapangan.
Rekayasa lalu lintas Polda Metro Jaya tidak langsung diterapkan di seluruh lokasi. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Firman Darmansyah mengatakan, penerapan pengalihan arus akan mempertimbangkan kebutuhan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
Pengalihan Arus Menyesuaikan Situasi
Firman mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Imbauan tersebut disampaikan agar perjalanan warga tetap nyaman dan lancar di tengah adanya kegiatan masyarakat serta penyampaian pendapat di sejumlah kawasan Jakarta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Alih arus akan diterapkan apabila diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujar Firman, Rabu (23/9/2026).
Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Monas. Masyarakat dari arah Jakarta Barat dapat melintasi Jalan Tomang Raya, Jalan Suryopranoto, Harmoni, kemudian menuju Monas.
Sementara itu, pengguna jalan dari Jakarta Selatan dapat memilih rute Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, lalu menuju Monas. Dari Jakarta Timur, perjalanan menuju kawasan yang sama dapat melalui Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, dan Tugu Tani.
Alternatif Rute dari Semanggi dan Gatot Subroto
Polda Metro Jaya juga menyiapkan alternatif bagi pengguna jalan dari Simpang Semanggi yang hendak menuju Slipi atau Tomang. Rute yang dapat dilalui adalah Jalan Sudirman, Bendungan Hilir, Pejompongan, kemudian Jalan Letjen S. Parman.
Adapun pengguna jalan dari Jalan Gatot Subroto dapat diarahkan melalui Jalan Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S. Parman. Penggunaan jalur-jalur tersebut akan menyesuaikan arahan petugas serta kondisi lalu lintas di lapangan.
Pengaturan dan rekayasa lalu lintas disiapkan untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan di tengah potensi kepadatan di lokasi kegiatan. Sebanyak 1.550 personel lalu lintas dikerahkan untuk memberikan pelayanan serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat.
Warga Diminta Memantau Informasi Lalu Lintas
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto meminta masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal. Warga juga diimbau menyesuaikan waktu keberangkatan dan memantau perkembangan lalu lintas sebelum bepergian.
“Pantau informasi terbaru melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya, gunakan jalur alternatif apabila diperlukan, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan perkembangan situasi agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Budi.
Menurut Budi, masyarakat perlu mengikuti arahan petugas di lapangan karena pengaturan lalu lintas dapat berubah berdasarkan perkembangan situasi. Informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas dapat dipantau melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila pengaturan tersebut berdampak pada mobilitas warga. “Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila mobilitasnya sedikit terganggu. Pengaturan ini kami lakukan agar seluruh aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan lancar dan aman,” tutup Budi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















